AKTUALITA.CO.ID _ Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor dari fraksi Gerindra Beben Suhendar menyampaikan keluhan para petani saat rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor kepada Pemkab Bogor.
Dalam merespon keluhan para petani, ia (Beben Suhendar) meminta kepada pemerintah Kabupaten Bogor agar lebih memprioritaskan kebutuhan para petani.
” Kalo saya lihat di anggaran dengan nilai 60 an miliar, 40 diantaranya untuk gaji pegawai, artinya hanya 20 miliyar untuk mengurus petani se-Kabupaten Bogor. Sementara, 20 miliar hanya untuk pengadaan benih saja, itu hanya 275 kilo, menurut saya ini ga masuk akal,” ungkap Beben kepada Aktualita.co.id. Kamis (15/08/24).
Menurutnya, jika kita ingin keberpihakan kepada para petani agar kebutuhan petani itu tercukupi minimal 1 persen dianggarkan dari APBD oleh Pemkab Bogor untuk Distanhorbun. Kata dia, Kabupaten Bogor mayoritas para petani, saat ini jumlah lahan yang yang dikelola para petani tidak sebanding dengan anggaran yang diberikan oleh pemerintah. Meskipun, infrastruktur dan pendidikan diprioritaskan. Namun, sektor pertanian tidak kalah penting untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Bogor.
” Yang lain bukan ga penting, Dinas PUPR, Dinas Pendidikan, Kesehatan itu semua penting. Tapi urusan perut juga penting, ” terang Beben.
Sementara, Pj Sekertaris Daerah Babupaten Bogor Suryanto Putra mengatakan tidak ada salahnya Pemerintah Kabupaten Bogor memprioritaskan kebutuhan pangan.
“Karena untuk membantu terealisasinya program makan siang gratis nanti, yang menjadi program khusus presiden terpilih Prabowo Subianto membutuhkan persediaan pangan yang cukup. Nanti akan kita bahas bersama antara badan anggaran dengan perangkat daerah, intinyakan akan kita sepakati,” pungkasnya.
Rezza/Ns









