AKTUALITA.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar memberikan penghargaan dan apresiasi kepada Indonesia CARE atas kontribusi nyata dalam aksi kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di wilayah Sumatra Barat.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi Indonesia CARE yang selama lebih dari sepekan hadir langsung di lokasi bencana.
Diketahui, Organisasi kemanusiaan ini menjalankan berbagai program layanan darurat hingga pemulihan untuk membantu para penyintas.
Di Kabupaten Tanah Datar, Indonesia CARE melaksanakan sejumlah program, di antaranya dapur umum kemanusiaan, layanan dukungan psikososial, serta pelayanan kesehatan gratis bagi warga terdampak.
Tidak hanya terfokus di Tanah Datar, aksi kemanusiaan tersebut juga menjangkau dua wilayah terdampak lainnya, yakni Kabupaten Agam dan Kabupaten Solok, Sumatra Barat.
Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menilai kehadiran Indonesia CARE sangat membantu dan memberikan manfaat nyata, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar, pemulihan psikologis warga, serta layanan kesehatan pascabencana.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Indonesia CARE yang telah membantu masyarakat kami di masa sulit. Kita akan terus bersinergi, dan selamat atas keberadaan Indonesia CARE Cabang Sumatra Barat,” ujar Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly, Selasa (30/12/25).
Sementara itu, Koordinator Jaringan Relawan Indonesia CARE, Mohammad Syahri atau yang akrab disapa Choy menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh relawan serta dukungan dari berbagai pihak.
“Penghargaan ini kami dedikasikan untuk seluruh relawan Indonesia CARE yang bekerja di lapangan tanpa lelah, serta untuk para donatur yang telah membersamai langkah kemanusiaan kami,” ungkap Choy.
Ia juga secara khusus menyampaikan apresiasi kepada para donatur, baik individu maupun komunitas, yang telah mempercayakan bantuan dan dukungannya kepada Indonesia CARE.
“Tanpa dukungan para donatur, program-program kemanusiaan ini tentu tidak akan berjalan secara optimal, kami ucapkan terima kasih,” ucapnya.
Disisi lain, seorang warga terdampak banjir bandang di Tanah Datar Alfiah mengungkapkan rasa syukurnya atas kehadiran para relawan Indonesia CARE.
“Saat bencana, kami sangat kesulitan. Tapi relawan Indonesia CARE datang membawa makanan, pendampingan untuk anak-anak, dan perhatian. Kami merasa tidak sendirian,” tuturnya.
Hal senada disampaikan Ruslan, warga yang menerima layanan kesehatan gratis di lokasi pengungsian. “Kami sangat terbantu dengan pelayanan kesehatan ini. Kalau tidak ada, kami harus menempuh jarak jauh ke kota. Terima kasih sudah peduli,” ujarnya.
Indonesia CARE menegaskan hingga saat ini pihaknya masih terus menggalang dukungan untuk masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatra dan Aceh. Selain kebutuhan pangan, layanan kesehatan, dan dukungan psikososial, Indonesia CARE juga membuka bantuan untuk pengadaan alat salat serta mushaf Al-Qur’an bagi para penyintas di lokasi pengungsian.
Melalui kolaborasi antara masyarakat, donatur, relawan, dan pemerintah daerah, Indonesia CARE berharap proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih kuat dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat ketahanan masyarakat di masa mendatang.
(Retza)









