AKTUALITA.CO.ID — Dugaan eksploitasi anak kembali mencuat di wilayah Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Seorang anak di bawah umur terlihat mengamen hingga larut malam di salah satu Angkringan di kawasan Metland Transyogi, memicu keprihatinan warga yang menyaksikan langsung kejadian tersebut.
Putri, warga Kecamatan Cileungsi yang saat itu tengah berkunjung ke Angkringan, mengaku merasa iba melihat kondisi anak tersebut. Menurutnya, anak yang seharusnya menikmati masa bermain justru harus bekerja mencari uang di waktu yang tidak semestinya.
“Kasihan sekali, masih kecil tapi sudah harus keliling mengamen sampai malam. Harusnya anak seusia itu bermain dan belajar, bukan bekerja seperti itu,” ujar Putri kepada wartawan, Sabtu (25/4/2026).
Ia menambahkan, kondisi tersebut tidak hanya memprihatinkan secara sosial, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan anak. Aktivitas mengamen di malam hari di kawasan ramai kendaraan dinilai sangat berisiko bagi anak di bawah umur.
Fenomena anak-anak yang turun ke jalan untuk mengamen atau bekerja memang bukan hal baru di sejumlah wilayah, termasuk di Cileungsi. Namun, jika dilakukan hingga larut malam dan diduga melibatkan pihak tertentu yang memanfaatkan anak, hal tersebut dapat masuk dalam kategori eksploitasi anak.
Berdasarkan peraturan perundang-undangan, anak di bawah umur memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan, pendidikan, serta tumbuh kembang yang layak. Keterlibatan anak dalam aktivitas ekonomi yang membahayakan fisik maupun mental mereka dapat melanggar hak-hak tersebut.
Sejumlah warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait, seperti dinas sosial dan aparat penegak hukum, dapat segera turun tangan menindaklanjuti temuan ini. Penanganan yang tepat dinilai penting untuk memastikan anak-anak tidak lagi menjadi korban eksploitasi serta mendapatkan perlindungan yang semestinya.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk lebih peduli dan aktif melaporkan jika menemukan kasus serupa di lingkungan sekitar. Upaya bersama antara pemerintah dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam mencegah maraknya eksploitasi anak.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa masih ada persoalan serius terkait perlindungan anak di tingkat lokal yang membutuhkan perhatian dan penanganan berkelanjutan dari semua pihak.
(Deni Supriadi)
AKTUALITA.CO.ID _ Dugaan penyalahgunaan wewenang dalam jabatan yang dilakukan oleh Kepala Desa Selawangi, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor Juhendi Ahmad Zulfikar atau yang akrab disapa Kades Kopral terlihat dengan...
Read more








