AKTUALITA.CO.ID – Melihat kondisi jalan yang tidak memadai dan kerap menyulitkan aktivitas warga khususnya khususnya para pelajar, membuat tokoh masyarakat Acang Suryana bergerak.
Ia menginisiasi pembangunan akses jalan menuju Gelanggang Olahraga Masyarakat (GOM), bukan hanya itu Akses ini juga menjadi jalur penting bagi para siswa yang bersekolah di SMPN 4 Gunung Putri.
Diketahui, Pembangunan jalan sepanjang kurang lebih 200 meter dengan lebar 10 meter tersebut berlokasi di Desa Tlajung Udik, kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor.
Acang Suryana mengatakan, inisiatif tersebut lahir dari keprihatinannya terhadap fasilitas umum yang belum didukung akses jalan memadai, meskipun GOM telah dibangun sejak beberapa tahun lalu.
“GOM itu fasilitas umum untuk masyarakat. Karena itu, saya menghimpun sejumlah pelaku usaha di sekitar untuk bersama-sama membangun akses jalan ini secara swadaya. Alhamdulillah, saat ini sudah mulai dikerjakan,” ujar Acang, Kamis (23/04/26).
Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak menjadi kunci dalam pembangunan, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat luas, terutama generasi muda yang memanfaatkan fasilitas olahraga dan pendidikan di kawasan tersebut.
Sementara itu, Kepala Dusun II Desa Tlajung Udik Arsan mengapresiasi langkah yang dilakukan Acang Suryana. Ia bahkan menyebutnya sebagai sosok Robin Hood Gunung Putri karena kepeduliannya terhadap kepentingan masyarakat.
“Selama ini memang sudah ada akses jalan, tetapi sempit dan harus melintas di area permukiman warga. Dengan pembangunan jalan baru ini, akses menjadi lebih layak dan tidak lagi mengganggu aktivitas warga,” jelas Arsan.
Arsan menambahkan, keberadaan jalan tersebut tidak hanya mendukung akses ke GOM, tetapi juga memberikan kemudahan bagi para pelajar menuju SMPN 4 Gunung Putri yang lokasinya berdekatan.
“Jadi manfaatnya ganda, bukan hanya untuk kegiatan olahraga masyarakat, tetapi juga sangat membantu akses pendidikan bagi siswa,” ungkapnya.
Sekedar informasi, Pembangunan jalan ini juga mendapat dukungan dari sejumlah pihak, di antaranya PT Karya Jaya Mandiri Megah Prakoso (Kazama) serta Pondok Pesantren Al Kaukab, yang turut berkontribusi dalam pelaksanaannya.
(Retza)









