AKTUALITA.CO.ID _ Peringatan Hari Desa Nasional 2025, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa desa memiliki peran penting dalam mendukung swasembada pangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Mendagri menekankan pentingnya pemanfaatan potensi desa untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi yang dicanangkan pemerintah hingga 8 persen.
“Uang dari APBN itu hanya stimulan. Ini bertujuan untuk mendorong desa agar mandiri dan mampu meningkatkan perekonomian lokalnya,” kata Tito dalam sambutannya pada Musyawarah Desa Nasional (Musdesnas) yang digelar di Lapangan Sepak Bola Cibeureum Kulon, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (15/01/25).
Dalam kesempatan tersebut, Mendagri Tito Karnavian memberikan penghargaan kepada 170 desa binaan dari berbagai instansi. Salah satu yang menerima penghargaan adalah Desa Gunungputri, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, yang diakui sebagai Desa Bersinar (Bersih Narkoba) oleh Badan Narkotika Nasional (BNN). Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan desa dalam menciptakan lingkungan yang aman, bersih, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Kepala Desa Gunungputri Damanhuri menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas penghargaan tersebut. Menurutnya, capaian ini merupakan hasil kerja keras perangkat desa, masyarakat, dan kolaborasi dengan BNN melalui berbagai program pemberdayaan dan pencegahan narkoba.
“Kami sangat bersyukur dan bangga atas penghargaan ini. Ini adalah bukti bahwa kerja sama dan komitmen semua pihak dalam membangun Desa Gunungputri telah membuahkan hasil. Kami akan terus menjaga desa ini sebagai Desa Bersinar yang menjadi teladan di tingkat nasional,” ungkap Damanhuri.
“Keberhasilan Desa Gunungputri sebagai Desa Bersinar diharapkan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk terus berinovasi dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi masyarakat. Desa ini kini menjadi cerminan kolaborasi positif antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga terkait dalam menciptakan perubahan yang berarti,” jelasnya
Acara Hari Desa Nasional 2025 ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, termasuk Mendagri, pejabat daerah, dan perwakilan desa-desa berprestasi dari seluruh Indonesia. Penghargaan diberikan kepada desa-desa yang berhasil menunjukkan kontribusi nyata dalam pembangunan.
(rezza apit)









