AKTUALITA.CO.ID – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bogor menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) Daerah Pemilihan (Dapil) II di Aula SUJUD’S, Desa Limusnunggal, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Minggu (19/07/26).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua DPC PPP Kabupaten Bogor, Hj. Elly Rachmat Yasin yang di dampingi oleh Sekretaris DPC PPP Kabupaten Bogor, serta dihadiri jajaran pengurus DPC PPP Kabupaten Bogor dan pengurus DPW PPP Jawa Barat.
Hj. Elly Rachmat Yasin menjelaskan, Musancab Dapil II merupakan pelaksanaan Musancab yang kelima dari enam daerah pemilihan di Kabupaten Bogor.
”Alhamdulillah, Musancab ini sudah yang kelima. Artinya tinggal satu dapil lagi yang akan segera kita selesaikan,” ujarnya.
Menurutnya, pelaksanaan Musancab merupakan amanat organisasi yang harus dilaksanakan. Sesuai ketentuan dari DPP PPP, Musancab wajib diselesaikan paling lambat tiga bulan setelah Muscab berlangsung.
”Alhamdulillah seluruh proses berjalan lancar. Semua dapil telah mempersiapkan kader-kader terbaiknya untuk menjadi pengurus di tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC),” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Elly juga menegaskan komitmen DPC PPP Kabupaten Bogor dalam melakukan regenerasi kepengurusan dengan melibatkan lebih banyak generasi muda.
Selain memenuhi ketentuan keterwakilan perempuan minimal 30 persen sebagaimana diamanatkan undang-undang, DPC PPP Kabupaten Bogor juga menetapkan kebijakan lokal yang mewajibkan sedikitnya 30 persen pengurus berasal dari kalangan milenial dan Generasi Z.
”Ini merupakan kebutuhan partai. Kita melihat perkembangan zaman, di mana banyak partai baru bermunculan dengan kepengurusan yang didominasi anak-anak muda. PPP juga harus mampu beradaptasi agar tidak tertinggal,” ungkapnya.
Ia menambahkan, keterlibatan generasi muda diharapkan mampu mengubah persepsi bahwa PPP hanya diisi oleh kalangan senior.
”Kita ingin menunjukkan bahwa PPP juga merupakan partai politik yang terbuka, modern, dan menarik bagi kalangan milenial maupun Gen Z,” jelasnya.
Elly menegaskan, komposisi minimal 30 persen pengurus dari kalangan muda akan diterapkan di seluruh tingkatan kepengurusan, mulai dari ranting, PAC hingga DPC.
”Minimal 30 persen pengurus harus berasal dari kalangan milenial dan Gen Z. Itu menjadi kewajiban dalam kepengurusan,” tegasnya.
Selain fokus pada penguatan organisasi, DPC PPP Kabupaten Bogor juga memasang target peningkatan perolehan kursi pada Pemilu mendatang. Jika saat ini PPP memiliki enam kursi di DPRD Kabupaten Bogor, maka pada pemilu berikutnya ditargetkan mampu meraih sedikitnya delapan kursi.
”Sekarang kita memiliki enam kursi. Target ke depan minimal menjadi delapan kursi,” ujarnya optimistis.
Khusus di Dapil II, Elly berharap PPP mampu mengembalikan dua kursi yang pernah diraih pada pemilu sebelumnya.
”Dulu kita pernah memiliki dua kursi di Dapil II. Saya berharap dua kursi itu bisa kembali kita raih. Kursi yang sempat hilang itu harus kita rebut kembali. Selisihnya dulu sebenarnya sangat tipis, sehingga itu menjadi pekerjaan rumah yang harus kita perjuangkan bersama,” katanya.
Elly juga menyampaikan, pelaksanaan Musancab di seluruh daerah pemilihan ditargetkan rampung pada akhir Juli 2026.
”Saat ini sudah lima dapil yang selesai, tinggal satu dapil lagi. Insyaallah minggu depan selesai, sehingga bulan ini seluruh Musancab di Kabupaten Bogor dapat dituntaskan dan kita bisa melanjutkan tahapan pembinaan serta penguatan organisasi,” pungkasnya. (Retza)
AKTUALITA.CO.ID - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyampaikan keprihatinan dan penyesalan atas pernyataan Advokat Hotman Paris Hutapea kepada wartawan saat memberikan keterangan kepada media di lingkungan Kejaksaan Agung....
Read more









