AKTUALITA.CO.ID – Pemerintah Desa Mekarsari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, terus menggencarkan kegiatan bersih-bersih lingkungan sebagai upaya menjaga kebersihan sekaligus mencegah munculnya berbagai penyakit di musim penghujan.
Kegiatan yang melibatkan aparat desa, RT/RW, serta masyarakat ini dilakukan secara gotong royong di sejumlah titik, mulai dari saluran air, jalan lingkungan, hingga area pemukiman warga. Fokus utama kegiatan tersebut adalah membersihkan sampah yang menyumbat drainase serta memangkas rumput liar yang berpotensi menjadi sarang penyakit.
Kepala Desa Mekarsari, Hj. Nasih, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk melindungi masyarakat dari ancaman penyakit yang kerap muncul saat musim hujan, seperti demam, diare, dan infeksi lainnya.
“Musim hujan seperti sekarang ini membuat lingkungan menjadi lebih lembab dan rentan menjadi tempat berkembangnya kuman dan bakteri. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya, Minggu (19/04/26).
Ia juga menegaskan, kegiatan bersih lingkungan ini bukan hanya dilakukan sesaat, melainkan akan terus digalakkan secara rutin agar menjadi budaya di tengah masyarakat. Menurutnya, kesadaran bersama menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman.
Selain itu, pemerintah desa juga mengimbau warga untuk tidak membuang sampah sembarangan serta menjaga kebersihan saluran air di sekitar rumah masing-masing. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya genangan air yang bisa menjadi sarang nyamuk penyebab penyakit.
Warga Desa Mekarsari pun menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka terlihat antusias mengikuti kerja bakti dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
Salah seorang warga, Udin (54) menyebut kegiatan ini sangat bermanfaat, terutama dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
“Kami merasa senang dan terbantu dengan adanya kegiatan ini. Selain lingkungan jadi bersih, kami juga jadi lebih kompak sebagai warga,” tuturnya.
(Deni Supriadi)









