AKTUALITA.CO.ID – Melambungnya harga kebutuhan pokok menjelang Idulfitri mulai memukul para pedagang di pasar tradisional. Di Pasar Cibinong, Kabupaten Bogor, harga daging ayam potong kini menyentuh angka Rp42.000 per kilogram, mengakibatkan omzet pedagang merosot tajam hingga 60 persen, Selasa (10/3/2026).
Acay (40), salah satu pedagang ayam di lokasi tersebut, mengungkapkan bahwa kenaikan ini terjadi secara bertahap dari harga normal yang sebelumnya berkisar di angka Rp35.000 hingga Rp38.000 per kilogram.
“Sekarang harga ayam sudah Rp42 ribu. Ini kenaikannya cukup terasa dan sudah berlangsung lumayan lama. Kemungkinan besar seminggu sebelum Lebaran bakal naik lagi, pola tahunannya memang begitu,” ujar Acay dengan nada lesu.
Kenaikan harga ini langsung berimbas pada pola belanja masyarakat. Acay menyebut konsumen kini cenderung “mengerem” jumlah pembelian. Pelanggan yang biasanya membeli tiga kilogram, kini hanya mampu membeli setengah hingga dua kilogram saja.
Kondisi lesunya daya beli ini tercermin dari stok dagangan Acay yang sulit habis. “Biasanya kami bisa jual 12 keranjang sehari, sekarang laku 7 keranjang saja sudah syukur. Penjualan anjlok drastis sampai 60 persen dibanding hari biasa,” ungkapnya.
Faktor biaya pakan ternak dan kondisi pasar ditengarai menjadi penyebab fluktuasi harga ini. Acay pun berharap pemerintah tidak hanya tinggal diam melihat harga kebutuhan pokok yang kian tak terkendali di tingkat rakyat kecil.
“Harapannya pemerintah bisa lebih sigap. Masyarakat kecil sekarang makin susah memenuhi kebutuhan sehari-hari kalau semua harga terus melonjak,” pungkasnya.
(Pandu)









