AKTUALITA.CO.ID _ Tinggi kasus Hipertensi di wilayah Puskesmas Cimandala, Sukaraja. Membuat Kepala Puskesmas Cimandala, Sulasiah Legiani harus berfikir keras untuk melakukan pemantauan terhadap pasien Hipertensi diwilayahnya guna mengurangi risiko kematian karena Hipertensi.
“ Hipertensi menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia setiap tahunnya. Dalam dua tahun terakhir, Hipertensi menjadi salah satu penyakit tertinggi yang ditangani di Puskesmas Cimandala,” ungkapnya.
Menurutnya, Jumlah kasus Hipertensi sebanyak 889 kasus di tahun 2021. Pada tahun 2022 Hipertensi masih seringkali masuk ke dalam daftar 10 besar penyakit yang ditangani Puskesmas Cimandala. Dengan adanya permasalahan tersebut Puskesmas Cimandala meluncur inovasi yaitu KA SAKTI untuk memudahkan pemantauan pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Cimandala.
“ Manfaat dari inovasi KA SAKTI ini dapat meningkatkatkan kesadaran pasien Hipertensi termasuk pasien Prolanis Hipertensi dalam kepatuhan minum obat, serta memeriksakan dirinya secara konsisten ke Puskesmas Cimandala,” jelasnya.
Ia menyebut, Hipertensi saat ini masih menjadi masalah utama, tidak hanya di Indonesia tapi di dunia, karena Hipertensi merupakan salahsatu pintu masuk atau faktor risiko penyakit seperti jantung, gagal ginjal, diabetes, dan stroke.
Selain itu, kata dia, Penyebab Hipertensi diakibatkan oleh perilaku hidup yang kurang baik dan genetika. Untuk mencegah penyakit Hipertensi dan penyakit tidak menular lainnya perlu dilakukan langkah terobosan baru yaitu melalui inovasi KI SAKTI.
“ Hipertensi sering disebut “the silent killer” karena sering tanpa keluhan, sehingga penderita tidak tahu kalau dirinya mengidap hipertensi, tetapi kemudian mendapatkan dirinya sudah terdapat penyakit penyulit atau komplikasi dari hipertensi,” tutup Sulasiah kepada Aktualita.co.id.
*Rezza/Ns









