AKTUALITA.CO.ID – Maraknya Tempat Hiburan Malam di Kawasan Kecamatan Cileungsi dan beredarnya isu terkait HIV AIDS membuat ketakutan ditengah masyarakat, terutama mereka yang kurang faham akan penularan penyakit HIV AIDS.
Pengurus RW 09 Perumahan Villa Surya Jaya, Desa Situsari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor menggelar kegiatan edukasi penanganan penderita HIV di tengah masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan keluarga. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Al Mujahidin dan mendapat antusias tinggi dari warga.
Ketua RW 09 Villa Surya Jaya, Ugi Sugiman mengatakan, edukasi kepada masyarakat penting dilakukan agar warga memahami cara menyikapi persoalan HIV dengan benar tanpa rasa takut berlebihan.
“Kita harus mengedukasi masyarakat agar paham bagaimana menyikapi ini. Karena terus terang ketika mendengar kabar seperti ini, yang pertama muncul adalah rasa takut, panik dan khawatir. Itu yang harus dihilangkan terlebih dahulu sehingga paradigma masyarakat menjadi lebih terbuka,” ujar Ugi Sugiman.
Ia menjelaskan, HIV tidak mudah menular seperti yang selama ini dibayangkan sebagian masyarakat. Penularan hanya terjadi melalui kondisi tertentu yang memang berisiko.
“Tadi juga disampaikan dalam materi bahwa HIV itu tidak menular kecuali ada hal-hal tertentu yang menyebabkan virus tersebut bisa menular kepada kita. Sebenarnya HIV bukan virus yang mudah menular. Ini yang perlu dipahami masyarakat supaya tidak ketakutan seperti saat menghadapi Covid-19,” katanya.
Meski demikian, Ugi mengingatkan masyarakat juga tidak boleh abai terhadap penyebab penularan HIV dan tetap harus meningkatkan kewaspadaan.
Dalam kesempatan tersebut, pihak RW juga mengapresiasi perhatian pemerintah, khususnya Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial Kabupaten Bogor yang dinilai aktif memberikan pendampingan kepada masyarakat.
“Kami mengapresiasi bagaimana peran negara dalam hal ini Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial Kabupaten Bogor. Ketika ada persoalan di lingkungan kami, ternyata perhatian mereka luar biasa,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan UPT Puskesmas Gandoang, Ai menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program puskesmas terkait penanganan dan pencegahan HIV.
“Jadi sebenarnya ini juga kegiatan puskesmas. Dalam program terkait HIV, selain screening kami juga mengadakan penyuluhan kepada anak-anak remaja dan masyarakat luas,” ujarnya.
Menurutnya, pelaksanaan kegiatan mendapat sambutan positif dari warga karena tingginya rasa ingin tahu masyarakat mengenai HIV.
“Antusiasme warga mengenai penyakit HIV ini sangat luar biasa,” pungkasnya.
(Deni Supriadi)









