AKTUALITA.CO.ID – Menjelang dibukanya pendaftaran calon Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bogor periode 2026–2031, Ridwan Rusliandi yang merupakan Bakal Calon Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten mengaku telah mengantongi dukungan dari sejumlah organisasi besar yang merupakan Anggota Luar Biasa (ALB) Kadin.
Ridwan mengatakan, dukungan tersebut diawali dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI). Menurutnya, dukungan PHRI memberikan efek positif sehingga organisasi-organisasi lainnya mulai menyatakan sikap serupa.
“Alhamdulillah, dukungan saat ini diawali dari kawan-kawan PHRI. Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan tersebut. Karena PHRI merupakan organisasi besar, ternyata ada efek domino yang luar biasa. Akhirnya organisasi-organisasi lain yang merupakan ALB di Kadin mulai merapatkan barisan untuk memberikan dukungan kepada saya,” ujar Ridwan, kepada Aktualita.co.id, di Cibinong. Jumat (07/08/26).
Ia menyebutkan, sejumlah organisasi yang telah menyatakan dukungan di antaranya Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), Perkumpulan Penyelenggara Jasa Indonesia (PPJI), organisasi sektor migas, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), serta beberapa organisasi ALB lainnya.
“Sejauh ini ada beberapa organisasi besar yang sudah menyatakan dukungan, di antaranya PHRI, IWAPI, APJI, PPJI, dan beberapa organisasi lainnya. Alhamdulillah dukungan terus bertambah,” katanya.
Selain memaparkan dukungan yang diterimanya, Ridwan juga menyampaikan visi dan misinya apabila dipercaya memimpin Kadin Kabupaten Bogor periode 2026–2031.
Menurutnya, kondisi Kadin saat ini masih menghadapi tantangan akibat dinamika internal yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
“Kita tidak bisa memungkiri bahwa kondisi Kadin beberapa waktu terakhir memang sedang tidak baik-baik saja. Namun sekarang sudah mulai ada sinyal positif, termasuk setelah Presiden mengundang Kadin Indonesia. Itu menjadi pertanda bahwa kondisi yang sebelumnya kurang kondusif dapat kembali membaik,” ungkapnya.
Ridwan menegaskan, dirinya tidak berada dalam pusaran konflik yang pernah terjadi sehingga berharap dapat menjadi sosok pemersatu bagi seluruh elemen Kadin.
“Saya berharap bisa mengguyubkan kembali pihak-pihak yang sebelumnya sempat berseteru. Pada prinsipnya, Kadin adalah rumah kita bersama. Perbedaan pendapat adalah hal yang wajar, tetapi jangan sampai menimbulkan perpecahan yang berkepanjangan,” ujarnya.
Ia menambahkan, fokus utamanya adalah membangun kembali soliditas organisasi agar Kadin Kabupaten Bogor semakin harmonis dan mampu menjalankan perannya secara optimal.
“Tujuan utama saya adalah membangun kembali kebersamaan di Kadin Kabupaten Bogor sebagai rumah kita bersama. Kita perbaiki organisasi ini, kita guyubkan lagi seluruh anggotanya sehingga ke depan Kadin menjadi lebih harmonis,” katanya.
Menurutnya, dengan kondisi organisasi yang solid, Kadin Kabupaten Bogor dapat menjalankan fungsinya sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten Bogor sesuai amanat peraturan perundang-undangan.
“Jika organisasi ini kembali solid, maka fungsi Kadin sebagai mitra Pemerintah Kabupaten Bogor dapat berjalan dengan baik sesuai amanat undang-undang,” pungkasnya.
(Retza)








