AKTUALITA.CO.ID – Kebakaran hebat melanda pabrik obat-obatan herbal milik PT Phytochemindo Reksa yang berlokasi di kawasan PT Dari Varia, Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jumat (16/1/2026). Sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran untuk menjinakkan api.
Wakil Komandan Sektor Gunung Putri Lukman Habibi mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 09.40 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim pemadam langsung bergerak ke lokasi kejadian.
“Kami menerima laporan pukul 09.40 WIB. Dari Sektor Gunung Putri kami mengerahkan tiga unit pemadam dan satu unit rescue. Selain itu, dibantu satu unit dari Sektor Cileungsi, satu unit dari Babakan Madang, serta satu unit dari Kota Bogor,” ujar Lukman, kepada Aktualita.co.id.
Ia menjelaskan, proses pemadaman berlangsung cukup lama dan memakan waktu sekitar tiga jam. Hal tersebut disebabkan oleh akses yang terbatas serta kondisi di dalam bangunan pabrik yang cukup menyulitkan petugas.
“Proses pemadaman sekitar tiga jam. Kendalanya karena akses masuk yang terbatas, serta banyak tumpukan obat-obatan dan kardus yang menghambat pergerakan petugas,” jelasnya.
Menurut Lukman, bagian pabrik yang terbakar merupakan ruang produksi obat-obatan herbal. Bahkan, sempat terjadi ledakan hebat yang diduga berasal dari mesin produksi maupun bahan-bahan yang berada di dalam ruangan tersebut.
“Objek yang terbakar adalah ruang produksi. Sempat terjadi ledakan, kemungkinan dari mesin dan bahan-bahan kimia serta lainnya,” ungkapnya.
Ia mengungkapkan, Akibat kumpulan asap hitam yang sangat pekat, para petugas pemadam kebakaran terpaksa menggunakan alat bantu pernapasan atau Self-Contained Breathing Apparatus (SCBA) demi keselamatan saat melakukan pemadaman di dalam ruangan.
“Asapnya cukup pekat, sehingga petugas harus menggunakan alat bantu pernapasan,” terangnya.
Saat ini, kondisi di lokasi kebakaran telah dinyatakan aman dan terkendali. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
“Untuk penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak Kepolisian Sektor Gunung Putri,” pungkasnya.
(Retza)









