AKTUALITA.CO.ID – Nasib nahas menimpa pemilik usaha budidaya jamur di Kampung Cibeureum, Desa Cibatok, Kecamatan Cibungbulang. Bangunan kayu yang menjadi tumpuan ekonomi tersebut rata dengan tanah setelah diamuk si jago merah pada Kamis (5/3/2026) dini hari.
Kobaran api mulai terlihat sekitar pukul 01.05 WIB, saat warga sekitar tengah terlelap. Diduga kuat, titik api muncul akibat korsleting listrik pada bagian saklar. Percikan api yang timbul langsung menyambar material kayu bangunan yang kering, membuat api membesar dalam hitungan menit.
Warna langit yang mendadak memerah membuat warga panik dan segera menghubungi petugas Damkar Sektor Leuwiliang. Tak lama kemudian, satu unit mobil pemadam dikerahkan untuk menjinakkan api agar tidak merembet ke pemukiman sekitar.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, menyebut petugas butuh waktu sekitar 90 menit untuk memastikan api benar-benar padam.
“Korsleting di bagian saklar memicu percikan yang langsung menyambar bangunan kayu. Petugas bergerak cepat dan api berhasil dipadamkan dalam waktu kurang lebih satu setengah jam,” jelas Yudi kepada Aktualita.co.id.
Meski bangunan ludes tak bersisa, Yudi memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Hingga pagi tadi, pemilik usaha dibantu warga masih berusaha menyelamatkan sisa-sisa peralatan yang mungkin masih bisa digunakan, sementara total kerugian materiil masih dalam pendataan petugas.
Belajar dari kejadian ini, Yudi mewanti-wanti para pelaku usaha dan warga untuk tidak abai terhadap instalasi listrik, terutama pada bangunan yang didominasi material mudah terbakar.
“Rutinlah mengecek instalasi listrik, baik di rumah maupun tempat usaha. Hal kecil seperti saklar yang longgar bisa berakibat fatal jika dibiarkan,” pungkasnya.
(Pandu)









