AKTUALITA.CO.ID _ Lepas sambut kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor dari Sri Kuncoro S.H, M.H kepada Dr. Irwanuddin Tajuddin, S.H, M.H di Gedung Serbaguna I Cibinong berlangsung khidmat, Kamis (20/6/24) malam.
Acara lepas sambit dihadiri langsung oleh Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto, jajaran Forkopimda Kabupaten Bogor, Kapolres Bogor, kepala BPN Bogor 1 dan 2, Kepala Bank BJB Cibinong, Camat se-Kabupaten Bogor, serta tamu undangan lainnya.

” Wilujeng sumping selamat bergabung di kabupaten Bogor (langit sore dikampung cariu pagi berselimut di pertigaan selamat datang pak kejari yang baru kami sambut dengan kebanggaan) kepada Bapak Dr. Irwanuddin Tajuddin, S.H,” Kata Pj Bupati Asmawa Tosepu dengan pantunnya.
Asmawa menyebut, walaupun hanya level kabupaten tetapi Kabupaten Bogor berada dalam satu wilayah yang setara dengan Provinsi di Indonesia , dengan jumlah penduduk 5,7 juta jiwa, 40 kecamatan, 416 desa dan 19 kelurahan.
“Maka untuk kejari yang baru lupakanlah tanggal merah di Kabupaten Bogor ini, yakinlah bahwa kalender kita foto copyan semua jadi tidak ada waktu untuk berleha-leha”, ucap asmawa dengan candaannya.
“Saya berharap kita bisa bersama sama bersinergi, berkolaborasi dalam suasana berbaur kepada siapapun”, harapnya.
Sementara ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto mengucapkan terimakasih banyak kepada bapak Sri Kuncoro yang sudah banyak bersinergi dalam membangun Kabupaten Bogor dan selamat datang kepada kejari baru.
“Terimakasih untuk sri Kuncoro yang telah bersinergi membantu Kabupaten Bogor menjadi lebih baik, dan selamat datang untuk kejari baru mudah-mudah kami yakin dan percaya kejari yang baru kedepan bisa bersinergi jauh lebih baik lagi”,Ungkapnya kepada aktualita. Co. Id
Rudy susmanto juga menitipkan harapan besar kepada kajari baru untuk mendampingi dan menjaga para kepala desa agar tidak ada lagi kasus korupsi yang dilakukan para kepala desa.
“Tentunya, kejaksaan negeri mudah-mudahan dapat mencegah beberapa kasus tindak pidana korupsi, jadi bukan memproses tapi mencegah sehingga tidak terjadi”, tutupnya.
*Rezza/Ns









