AKTUALITA.CO.ID _ Jelang hari raya Idul Adha ke-1445 Hijriah, lapak penjual hewan qurban musiman semarakan perayaan Idul Adha di Kabupaten Bogor. Selasa (11/6/24).
Pj. Bupati Bogor, Asmawa Tosepu mengatakan, pihaknya telah membentuk tim pemeriksa kesehatan hewan qurban yang disebar ke seluruh lapak penjual hewan qurban se-Kabupaten Bogor, tim ini tidak hanya cek kesehatan juga pendistribusiannya.
“Tim sudah turun ke lapangan untuk mengecek kesehatan hewan qurban. Ini untuk memastikan hewan yang dijual dan dipasarkan di lapak-lapak penjual hewan qurban sehat dan layak baik dari sisi agama, sisi ukuran dan kesehatannya untuk dijadikan hewan qurban,” ujar Pj. Bupati Bogor kepada Aktualita.co.id.
Selanjutnya, Kepala Puskesmas Kesehatan Hewan Kelas A Wilayah II Kabupaten Bogor, M. Toif Hidayatullah menuturkan, untuk pemeriksaan kesehatan dan kelayakan calon hewan qurban telah di wilayah II Kabupaten Bogor dilakukan dari H-30 s/d H-1 yakni dari 17 Mei hingga 16 Juni 2024 pada lokasi farm, feedlot, pengepul, lapak hewan qurban. Bagi yang sudah diperiksa dan dinyatakan sehat akan ditempel stiker pemeriksaan,dan diberikan Surat Keterangan Kesehatan’ Hewan Qurban (SKKHQ). Untuk wilayah Kerja UPT Puskeswan II Babakan Madang sendiri mencakup 6 Kecamatan yaitu Babakan Madang, Citeureup, Sukarja, Ciawi, Megamendung dan Cisarua.
“Sampai hari ini sudah dilakukan pemeriksaan terhdap kurang lebih 57 feedlot/farm/pengepul di 6 kecamatan tersebut,” tutur Toif.
“Hewan yang terindikasi tidak sehat dilakukan pengobatan dan dipisahkan tersendiri di kandang yang berbeda. Alhamdulillah sampai saat ini dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan hewan yang terindikasi penyakit hewan menular,” tegasnya.
Sementara, pemilik lapak hewan qurban Abdi Jaya Farm, Siti Umira mengatakan, untuk pengecekan kesehatan hewan qurban sudah dilakukan kemarin oleh empat petugas kesehatan hewan dari Pemkab Bogor.
“Kemarin sudah ada beberapa orang, ada 4 orang petugas kesehatan ke sini, alhamdulillah sehat semuanya,” terang Situ Umira.









