AKTUALITA.CO.ID – Masalah wasir dan fistula ani sering dianggap sepele, padahal dampaknya bisa cukup mengganggu kenyamanan dan produktivitas sehari-hari. Rasa nyeri, perdarahan, hingga sulit duduk lama kerap membuat penderitanya tidak percaya diri. Kabar baiknya, perkembangan teknologi medis kini menghadirkan metode minimal invasif yang lebih aman, minim risiko, dan membuat proses pemulihan jauh lebih cepat.
Untuk wasir, salah satu metode modern yang banyak digunakan adalah Laser Hemorrhoidoplasty (LHP). Sementara itu, Fistula-tract Laser Closure (FiLaC) menjadi solusi penanganan fistula ani tanpa sayatan besar. Kedua prosedur ini memanfaatkan teknologi laser yang bekerja presisi langsung pada area bermasalah, sehingga jaringan sehat di sekitarnya tetap terjaga.
Menurut dr. Franky Mainza Zulkarnain, Sp.B, Dokter Spesialis Bedah Umum RS Pondok Indah – Puri Indah, metode laser memberikan kenyamanan lebih bagi pasien.
“Dengan teknik minimal invasif, nyeri pascatindakan jauh berkurang dan pasien bisa kembali beraktivitas lebih cepat dibandingkan operasi konvensional,” jelasnya (15/1/2026).
Selain minim nyeri, prosedur laser juga menurunkan risiko komplikasi dan kekambuhan. Bahkan, pada banyak kasus, pasien hanya memerlukan perawatan singkat dan dapat menjalani tindakan dengan konsep one day care.
Pengalaman positif juga dirasakan langsung oleh pasien. Andi, 38 tahun, salah satu pasien yang menjalani tindakan laser, mengaku hasilnya di luar ekspektasi.
“Awalnya saya khawatir, tapi ternyata prosesnya cepat dan pemulihannya juga nggak lama. Beberapa hari sudah bisa beraktivitas normal lagi,” ujarnya.
Dengan gaya hidup yang semakin dinamis, pilihan penanganan kesehatan yang praktis dan nyaman tentu menjadi pertimbangan penting. Metode minimal invasif untuk wasir dan fistula ani kini hadir sebagai solusi modern bagi mereka yang ingin tetap aktif tanpa harus melalui proses pemulihan panjang.
Konsultasi sejak dini dengan dokter spesialis sangat disarankan agar keluhan dapat ditangani secara tepat dan tidak berkembang menjadi masalah yang lebih serius. Teknologi medis terus berkembang, dan kini, kenyamanan pasien menjadi prioritas utama.
(Sheila)









