AKTUALITA.CO.ID – Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PKS H. Achmad Fathoni meninjau langsung realisasi bantuan sarana pendukung belajar mengajar yang diberikan Pemerintah Kabupaten Bogor kepada SDN Wanaherang 03, Desa Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Senin (12/1/2026).
Diketahui, Bantuan tersebut berupa meubelair sekolah yang diperuntukkan bagi siswa dan guru, sebagai upaya meningkatkan kualitas serta kenyamanan proses belajar mengajar. Adapun bantuan yang telah direalisasikan meliputi 64 unit meja dan kursi siswa, 1 set meubelair guru yang terdiri dari meja, kursi, dan lemari, serta papan tulis.
H. Achmad Fathoni menjelaskan bahwa SDN Wanaherang 03 merupakan salah satu sekolah yang ia ajukan untuk menerima bantuan meubelair pada tahun anggaran 2025. Menurutnya, kunjungan ke sekolah tersebut telah dilakukan sejak sekitar November lalu guna meninjau langsung kondisi sarana dan prasarana yang ada.
“Alhamdulillah, sesuai dengan perencanaan di dinas pendidikan, bantuan meubelair untuk SDN 3 Wanaherang kini sudah terealisasi. Semua bantuan yang diberikan sesuai dengan apa yang sebelumnya telah kami sampaikan,” ujar Fathoni.
Ia menambahkan, terealisasinya bantuan tersebut merupakan hasil sinergi dan kerja sama yang baik antara pihak sekolah, para guru, pemerintah desa, Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, serta dukungan dan persetujuan Bupati Bogor.
Kehadirannya di sekolah tersebut juga menjadi bagian dari fungsi pengawasan DPRD untuk memastikan bantuan benar-benar sampai dan dimanfaatkan dengan baik.
Lebih lanjut, Fathoni mengungkapkan bahwa pada awalnya ia mengajukan sekitar 40 sekolah untuk mendapatkan bantuan serupa. Namun, akibat keterbatasan anggaran, realisasi bantuan hanya dapat diberikan kepada sekitar 15 hingga 20 sekolah.
“Saat ini, masih terdapat sekitar delapan sekolah yang belum terealisasi dan direncanakan akan mendapatkan bantuan pada tahun 2026,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala SDN Wanaherang 03 Suryati menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas bantuan yang telah diterima. Ia menjelaskan bahwa pengajuan bantuan meubelair sebenarnya telah dilakukan sejak akhir tahun 2024, namun belum membuahkan hasil hingga akhirnya mendapat perhatian dari anggota DPRD.
“Kondisi sekolah kami memang sangat membutuhkan. Bahkan sebelumnya ada satu kelas kosong dan kelas ABK yang sama sekali tidak memiliki kursi. Proses belajar mengajar sempat dilakukan secara lesehan,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, dengan terealisasinya bantuan mebeler tersebut kondisi belajar mengajar di SDN Wanaherang 03 kini jauh lebih baik. Tidak ada lagi siswa yang belajar secara lesehan, dan penataan meja serta kursi dapat disesuaikan dengan kebutuhan setiap kelas.
“Anak-anak menjadi lebih semangat belajar, dan orang tua siswa pun kini merasa lebih tenang. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati, Dinas Pendidikan, serta Bapak Dewan yang telah membantu kami,” tutupnya.
(Retza)









