AKTUALITA.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Bogor terus memperkuat transformasi digital di bidang kearsipan melalui implementasi Sistem Informasi Kearsipan Nasional (SIKN) dan Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (JIKN). Upaya ini dilakukan oleh Dinas Arsip dan Perpustakaan sebagai langkah strategis untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap informasi arsip secara lebih terbuka dan terintegrasi.
Perwakilan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bogor dari Bidang Pengelolaan Kearsipan dan Sistem Informasi Kearsipan, Deffy Ariany, menjelaskan bahwa penerapan SIKN–JIKN menjadi bagian penting dalam mendorong transparansi dan akuntabilitas layanan publik. Menurutnya, arsip kini tidak lagi bersifat statis, melainkan harus dapat diakses dan dimanfaatkan oleh masyarakat luas.
Hingga 30 April 2026, Pemerintah Kabupaten Bogor telah mengumpulkan 13.363 data arsip dalam sistem tersebut. Dari jumlah itu, sebanyak 1.466 item merupakan arsip terkait Stadion Pakansari yang telah dipublikasikan dan dapat diakses publik sebagai bagian dari dokumentasi sejarah daerah.
Deffy menilai, keterbukaan arsip ini tidak hanya memperkaya informasi publik, tetapi juga memperkuat identitas daerah. Arsip disebutnya sebagai bagian dari memori kolektif yang memiliki peran penting dalam menjaga pengetahuan dan sejarah lokal.
Dalam implementasinya, SIKN berfungsi sebagai sistem nasional yang mengintegrasikan data kearsipan dari berbagai instansi pemerintah. Sementara JIKN menjadi portal layanan yang memudahkan masyarakat untuk mengakses arsip secara daring.
Program ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam memperkuat e-government serta keterbukaan informasi publik. Masyarakat dapat mengakses arsip melalui portal resmi JIKN yang dikelola secara nasional.
Selain itu, pelaksanaan SIKN–JIKN di Kabupaten Bogor didukung oleh sejumlah regulasi, antara lain Peraturan Daerah Kabupaten Bogor Nomor 5 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Kearsipan, Peraturan Bupati Bogor Nomor 54 Tahun 2024, serta peraturan teknis dari Dinas Arsip dan Perpustakaan.
Melalui inovasi ini, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap dapat terus meningkatkan kualitas layanan informasi kearsipan sekaligus memperkuat peran arsip sebagai sumber pengetahuan dan bagian penting dari memori kolektif bangsa.
(Deni Supriadi)








