AKTUALITA.CO.ID _ Penataan kabel viber optik yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor berujung ganti rugi. Sabtu(10/8/24).
Hal tersebut dikatakan Anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Bogor Endah Purwanti, menurutnya Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terpaksa mengajukan anggaran sebesar 279 juta rupiah, pada APBD Perubahan 2024 untuk biaya pemeliharaan dan penataan jaringan internet viber optic yang belum lama ini diputus oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
“Ternyata gara-gara pemotongan kabel. Jadi itu yang menjadi kewenangan daerah,” ujar Endah kepada wartawan, Kamis (08/08/24).
“Harusnya antara Pemkot dengan pihak ketiga ini kan ada kesepakatan, bagian mana yang harus diselesaikan oleh Pemkot dan mana yang bagian pihak ketiga,” tambahnya.
Endah juga mengungkapkan, kendati mengajukan anggaran 279 juta. Namun, tidak ada penjelasan secara keseluruhan mengenai peruntukannya.
“Pengajuan total Rp.279 juta, tapi untuk penanganan kabel tembus di angka Rp200 juta. Nah, mungkin kenapa Diskominfo mengajukan karena memang itu menjadi bagian tanggungjawab Pemkot,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Diskominfo Kota Bogor, Rahmat Hidayat membenarkan adanya pengajuan anggaran untuk pemeliharaan lantaran viber optic milik Diskominfo digunting oleh Dinas PUPR.
“Iya, karena kabel itu harus masuk ke dalam tanah,” Tuturnya.
Di sisi lain, Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan pada Dinas PUPR Dian Setiawan menjelaskan bahwa berdasarkan perjanjian antara pihaknya dan seluruh provider disepakati pada 31 April 2024, semua viber optic harus berada dibawah tanah.
“Untuk Jalan Ahmad Yani harus turun pada 31 April, itu sudah disepakati. Ternyata ketika digunting, masih ada jaringan yang hidup, termasuk milik Diskominfo. Tapi kita pasang lagi, jadi ada biaya untuk pemasangan,” ungkapnya.
Sebelumnya, kata dian, pihaknya sudah memberi tanda agar semua jaringan viber optic dipindah ke bawah tanah. Dan PUPR saat ini sedang fokus membersihkan jaringan viber optik yang berada disi kiri jalan Ahmad Yani.
“Kita lagi fokus membersihkan, Jaringan sudah tidak berfungsi hingga ke Air Mancur, tinggal dipangkas saja,” pungkasnya.
*Rezza/Ns









