AKTUALITA.CO.ID – Upaya pencarian terhadap Oding (67), warga Kampung Kukun, Desa Sirnagalih, Kecamatan Jonggol, yang diduga hilang di aliran Kali Cipamingkis belum membuahkan hasil. Memasuki hari kelima pada Sabtu (7/2/2026), tim SAR gabungan masih berjibaku menyisir derasnya arus sungai hingga ke wilayah perbatasan.
Laporan hilangnya kakek yang sehari-hari mencari besi tua ini pertama kali diterima BPBD Kabupaten Bogor pada Selasa (3/2/2026) malam. Sejak saat itu, operasi pencarian besar-besaran dikerahkan.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam Hamdani, menjelaskan bahwa hingga Jumat (6/2) atau hari keempat pencarian, tim telah menggunakan berbagai metode, mulai dari penyisiran darat, pengarungan sungai menggunakan perahu rafting, hingga teknik penyelaman (scuba).
“Pada hari keempat kemarin, penyisiran dibagi menjadi tiga SRU. Dua tim menyisir dari titik awal hingga bendungan ground sill 2, sementara tim ketiga melakukan penyusuran jauh hingga jembatan Cipamingkis Loji, Cibarusah,” ungkap Adam, Jumat(6/2/2026).
Adam mengakui, salah satu kendala utama dalam operasi ini adalah minimnya informasi pasti mengenai titik jatuhnya korban. Sejauh ini, dugaan korban hanyut hanya didasarkan pada temuan sepasang sandal milik Oding di pinggir sungai.
“Korban belum bisa dipastikan hanyut atau jatuh karena kurangnya saksi. Hanya keponakan korban yang melihat sandal di pinggir sungai. Menurut keluarga, korban juga memiliki riwayat penyakit darah tinggi,” tambahnya.
Masyarakat di sepanjang bantaran Kali Cipamingkis diminta melapor jika melihat sosok pria dengan ciri-ciri sebagai berikut:
- Pakaian: Memakai celana jeans pendek, tidak mengenakan baju.
- Fisik: Rambut memutih (uban) dan mengalami kebotakan di bagian tengah kepala.
Saat ini, Tim TRC BPBD Kabupaten Bogor bersama tim SAR gabungan dari berbagai relawan masih terus melakukan upaya maksimal. “Pencarian dilanjutkan hari ini (Sabtu). Kami mohon doa dari masyarakat agar korban bisa segera ditemukan,” tutup Adam.
(Pandu)









