AKTUALITA.CO.ID _ Viral di media sosial video warga penerima bantuan sosial (bansos) yang tinggal di rumah mewah di wilayah Kabupaten Bogor menyita perhatian publik. Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor Farid Ma’ruf menyatakan pihaknya telah mengambil langkah tegas dengan melakukan validasi ulang di lapangan.
Farid mengungkapkan bahwa meski nama warga tersebut tercatat sebagai penerima bantuan, hasil pengecekan tim di lokasi menunjukkan kondisi ekonomi yang dinilai sudah mampu dan tidak lagi memenuhi syarat sebagai penerima bansos.
“Yang pasti, yang bersangkutan terdaftar sebagai penerima. Tetapi setelah kami lakukan pengecekan sampel di lapangan, secara kasat mata terlihat bahwa secara ekonomi sudah mampu dan tidak membutuhkan bansos lagi. Itu intinya,” jelas Farid saat dihubungi via telepon cellular. Minggu (7/12/25)
Terkait indikator penilaian, Farid menyebut bahwa Dinsos memiliki sejumlah acuan untuk menentukan seseorang masuk kategori tidak mampu. Namun, validasi menyeluruh baru akan dilakukan secara lebih masif pada tahun mendatang.
“Ada indikator tertentu untuk menentukan kategori tidak mampu. Validasi kali ini masih berupa sampel. Insyaallah tahun depan akan kami lakukan secara luas di seluruh wilayah,” ujarnya.
Farid juga menilai bahwa ketegasan ini mendapat respons positif dari masyarakat. Ia berharap kesadaran warga yang sudah mampu akan semakin meningkat sehingga tidak memaksakan diri menerima bantuan yang diperuntukkan bagi mereka yang lebih membutuhkan.
Dalam pemaparannya, Farid menyebut jumlah penerima bansos di Kabupaten Bogor cukup besar. Program PKH tercatat sekitar 152 ribu kepala keluarga dan program BPNT sekitar 384 ribu kepala keluarga, dengan data yang bersifat dinamis dan dapat berubah.
Ia menambahkan bahwa langkah pendataan ulang diharapkan menjadi momentum untuk membangun kesadaran dan kejujuran sosial.
“Harapan kami, masyarakat yang memang sudah mampu dapat menyadari untuk tidak menerima bansos lagi. Itu sebenarnya target utamanya,” tutup Farid.
(Sheila Nurullita)









