AKTUALITA.CO.ID _ Pj Bupati Bogor, Asmawa Tosepu memastikan penertiban dan penataan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) disepanjang Jalur Puncak dilakukan secara humanis. Para PKL yang ditertibkan akan di tata dan relokasi ke Rest Area Gunung Mas Puncak.
“Pada kesempatan ini saya titip beberapa hal, pertama lakukan pergeseran secara humanis. Rasanya hari ini momentum untuk kita mulai dan saya yakin warga masyarakat terutama pedagang sudah mengetahui hal ini,” ucap Asmawa Tosepu saat memimpin apel persiapan penertiban lapak PKL di Rest Area Gunung Mas Puncak, Senin (24/6/2024) pagi.

Asmawa juga mengatakan, pemanfaatan rest area ini sangat penting. Selain memberikan jaminan dalam melakukan usaha, pihaknya juga ingin memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para pedagang terutama di wilayah Puncak Kabupaten Bogor.
“Penataan pedagang di wilayah Puncak ini dalam rangka penegakan Peraturan Daerah Kabupaten Bogor Nomor 4 tahun 2015 pasal 12 grup G terkait penertiban pada bangunan tanpa izin, ” ungkapnya kepada Aktualita.co.id.
Perlu diketahui, Rest Area Gunung Mas sudah dibangun sejak 8 tahun lalu, pada tahun 2017 berdasarkan perjanjian antara para pedagang dan DPRD Kabupaten Bogor yang akan secara sukarela dipindahkan dan menempati jika rest area sudah terbangun.
“Rest area sudah kami bangun, tentu harus segera dimanfaatkan jangan sampai mubazir. Saya pikir sosialisasi sudah cukup, pemberitahuan sudah, pengumuman sudah, hari ini kita dorong untuk ayo sama-sama memanfaatkan rest area ini,” ajak Asmawa Tosepu.
” Kawasan Puncak menjadi ikon Kabupaten Bogor, sehingga perlu dijaga estetikanya, keasriannya termasuk mengurangi terjadinya kemacetan di kawasan Puncak Bogor, ” tambahnya.
Ia menyebut, Pemerintah Kabupaten Bogor juga memastikan akan terus melakukan penertiban, bukan hanya di Kawasan Puncak. Namun juga diseluruh wilayah Kabupaten Bogor.
“Tentunya akan kami lakukan secara humanis, karena kawasan-kawasan lain juga membutuhkan kehadiran kita seperti ini. Itulah tugas pemerintah salahsatunya adalah menjadi regulator memastikan lahirnya ketertiban di tengah-tengah masyarakat,” tutupnya.
*Rezza/Ns









