Aktuals
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktualita
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktuals
No Result
View All Result
Home Sosok dan Politik

Pengamat Soroti Kasus yang Didalami KPK di Kabupaten Bogor: Jangan Sampai Jadi Komoditas Politik

Arsyit Syarifudin by Arsyit Syarifudin
August 27, 2026
in Sosok dan Politik
0
Pengamat Soroti Kasus yang Didalami KPK di Kabupaten Bogor: Jangan Sampai Jadi Komoditas Politik

Yusfitriadi menyoroti isu yang berkembang terkait KPK yang melakukan aktifitas di Kabupaten Bogor. Foto: Retza

74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

AKTUALITA.CO.ID – Pengamat kebijakan publik Yusfitriadi memberikan pandangan terkait kasus yang tengah didalami Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di wilayah Kabupaten Bogor.

Menurutnya, terdapat tiga kekhawatiran yang perlu menjadi perhatian bersama di tengah belum adanya penjelasan resmi KPK.

“Pandangan saya pertama, terus terang ada kekhawatiran masyarakat terjebak pada tiga situasi,” ujar Yusfitriadi.

Berita lainnya

Sadis ke Trah Yasin, Melempem Saat Hadapi Geng Hambalang

Soroti Pejabat Pemkab Bogor yang “Menghilang” Saat KPK Beraksi, Iwan Setiawan Ajak Semua Pihak Hormati Proses Hukum!

Dari Perempuan untuk Pembangunan Desa, Vika Fitria Maju sebagai Calon BPD

Ia menjelaskan, kekhawatiran pertama adalah masyarakat terjebak dalam informasi yang belum tentu kebenarannya. Jika informasi itu kemudian dijadikan rujukan tanpa adanya kepastian, menurutnya kondisi itu berpotensi menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

“Karena di masyarakat itu ada pendukung si A, si B, ada macam-macam. Itu akan bermasalah,” katanya.

Kekhawatiran kedua, lanjut Yusfitriadi, berkaitan dengan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat. “Ada kekhawatiran cukup kuat tidak optimalnya pelayanan pemerintah dari semua level kepada publik. Karena memang dibayang-bayangi oleh isu ini,” jelasnya.

Yusfitriadi juga mengingatkan adanya potensi isu tersebut dimanfaatkan sebagai komoditas politik oleh pihak-pihak tertentu.

“Saya khawatir isu ini digoreng untuk dijadikan komoditas politik. Tentu untuk kepentingan-kepentingan politik tertentu,” tegasnya.

Menurutnya, dinamika politik di Kabupaten Bogor cukup kompleks. Masing-masing partai politik maupun kelompok politik memiliki kepentingan dan orientasi yang berbeda.

“Di Kabupaten Bogor ini dalam konteks politik kekuasaan itu tidak hanya satu, dua, tiga. Bahkan sangat mungkin partai-partai politik yang minimal ada di parlemen itu punya orientasi politik masing-masing,” katanya.

Ia menambahkan, perbedaan perspektif dan kepentingan juga dapat terjadi di internal partai politik. Kondisi ini dinilai berpotensi membuat isu semakin panjang apabila tidak segera mendapatkan kejelasan.

“Kalau isu ini sampai kapan tidak ada kejelasan informasi, maka akan semakin panjang tunggangan-tunggangan politiknya,” ujarnya.

Untuk mencegah berkembangnya spekulasi, Yusfitriadi menilai KPK perlu segera memberikan penjelasan resmi mengenai kegiatan yang dilakukan di Kabupaten Bogor.

Menurutnya, masyarakat perlu mendapatkan kepastian apakah kegiatan tersebut berkaitan dengan operasi tangkap tangan (OTT), pemanggilan pihak tertentu, penerbitan surat perintah penyidikan (sprindik), atau berawal dari pengaduan masyarakat.

Ia menyebut setidaknya ada lima hal penting yang perlu dijelaskan KPK kepada publik.
Pertama, kronologi mengapa KPK melakukan kegiatan di Kabupaten Bogor. Kedua, kegiatan apa yang dilakukan KPK di Bogor. Ketiga, siapa pihak atau objek hukum yang menjadi lokus kegiatan tersebut. Keempat, barang bukti apa yang telah diperoleh, dan kelima, apakah sudah ada tersangka atau belum.

“Lima hal itu yang disebut pernyataan resmi. Karena selama ini baru potongan-potongan, itu pun baru jubir belum pimpinan pimpinan tinggi KPK,” ungkapnya.

Ia berharap penjelasan tersebut disampaikan secara resmi oleh pimpinan KPK sehingga tidak menimbulkan berbagai tafsir di tengah masyarakat.

“Biasanya kalau pernyataan resmi, ketua KPK, pimpinan KPK yang ngomong. Berjajar, yang ngomong di situlah dari lima hal itu disampaikan. Sampai hari ini itu tidak ada,” katanya.

Yusfitriadi menilai, selama belum ada penjelasan resmi mengenai substansi perkara, informasi yang beredar seharusnya tidak langsung dianggap sebagai fakta hukum.

“Kalau kemudian sampai hari ini enggak ada, maka saya menganggap ini isu. Dan ketika ini isu, berarti belum menjadi fakta hukum,” ujarnya.

Yusfitriadi juga meminta unsur pemerintahan di Kabupaten Bogor mengambil peran dalam menjaga ketenangan masyarakat.

“Penting bagi aparatur pemerintahan. Yang disebut pemerintahan itu DPRD dan eksekutif. Kalau pemerintah doang kan cuma bupati saja. Tapi kalau pemerintahan, DPRD Kabupaten Bogor termasuk Forkopimda. Jadi cukuplah menyatakan bahwa ini isu, kita tunggu, masyarakat aman, pelayanan harus berjalan. Terbuka saja ke publik. Forkopimda itu mengambil peran menyampaikan kepada publik,” katanya.

Iaa kembali menegaskan pentingnya KPK segera memberikan kejelasan mengenai perkara yang tengah didalami di Kabupaten Bogor.

“Pertama adalah KPK, segeralah. Mau diapakan sih ini? Karena kalau enggak diberikan ujung, spekulasi akan terus. Dan itu akan mengganggu stabilitas kepercayaan antar kelompok, antar publik ke pemerintah, pemerintah ke publik, pemerintah ke media, media ke pemerintah,” tandasnya. (Retza)

Tags: Forkopimda BogorKabupaten Bogorkomoditas politikkpk di bogorYusfitriadi
Share30Tweet19Send
Arsyit Syarifudin

Arsyit Syarifudin

Rekomendasi Untuk Anda

Sadis ke Trah Yasin, Melempem Saat Hadapi Geng Hambalang

by Gala
August 25, 2026
0
Sadis ke Trah Yasin, Melempem Saat Hadapi Geng Hambalang

Tajuk oleh: Billy/Nay Ada Apa dengan KPK? Penilaian kurang berani terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dari Indonesian Police Watch (IPW) mungkin ada benarnya. Perbedaan perlakuan KPK kepada dua...

Read moreDetails

Soroti Pejabat Pemkab Bogor yang “Menghilang” Saat KPK Beraksi, Iwan Setiawan Ajak Semua Pihak Hormati Proses Hukum!

by Arsyit Syarifudin
August 24, 2026
0
Soroti Pejabat Pemkab Bogor yang “Menghilang” Saat KPK Beraksi, Iwan Setiawan Ajak Semua Pihak Hormati Proses Hukum!

AKTUALITA.CO.ID - Kabar operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah pejabat teras Pemerintah Kabupten (Pemkab) Bogor oleh KPK benerapa waktu lalu, meski akhirnya dibantah, namun kegiatan hukum yang di...

Read moreDetails

Dari Perempuan untuk Pembangunan Desa, Vika Fitria Maju sebagai Calon BPD

by Arsyit Syarifudin
August 24, 2026
0
Dari Perempuan untuk Pembangunan Desa, Vika Fitria Maju sebagai Calon BPD

AKTUALITA.CO.ID – Vika Fitria, calon Badan Permusyawaratan Desa (BPD) perwakilan Kepala Dusun (Kadus) 6, Desa Cileungsi Kidul, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, membawa komitmen untuk memperkuat keterwakilan perempuan dalam...

Read moreDetails

‎Rayakan HUT RI ke-81, Acang Suryana Gelar Lomba Berhadiah Puluhan Juta

by Arsyit Syarifudin
August 22, 2026
0
‎Rayakan HUT RI ke-81, Acang Suryana Gelar Lomba Berhadiah Puluhan Juta

AKTUALITA.CO.ID – Semarak memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia turut dirasakan masyarakat Gunung Putri, Kabupaten Bogor.‎‎Robinhood Gunung Putri, Acang Suryana menggelar berbagai perlombaan rakyat yang...

Read moreDetails

‎Robet Iswadi Siap Maju sebagai Calon Anggota BPD Dusun 1 Cileungsi Kidul

by Arsyit Syarifudin
August 21, 2026
0
‎Robet Iswadi Siap Maju sebagai Calon Anggota BPD Dusun 1 Cileungsi Kidul

AKTUALITA.CO.ID – Menyongsong tata kelola pemerintahan desa yang semakin inklusif dan responsif, Robet Iswadi menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai Calon Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Dusun 1, Desa...

Read moreDetails

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related News

4 Penyebab Hubungan Ruben Onsu dan Sarwendah Memanas, Terbaru Soal Pertemuan dengan Anak-anak

4 Penyebab Hubungan Ruben Onsu dan Sarwendah Memanas, Terbaru Soal Pertemuan dengan Anak-anak

November 23, 2025
Disambangi KPK, Mensos Risma : Saya Tidak Intervensi

Disambangi KPK, Mensos Risma : Saya Tidak Intervensi

May 28, 2023
Rogoh Kantong Pribadi, Ipeck Bangun Dua Unit Toilet untuk SDN Hambalang 01

Rogoh Kantong Pribadi, Ipeck Bangun Dua Unit Toilet untuk SDN Hambalang 01

February 8, 2026

Telusuri menurut Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik
Aktualita

aktualita.co.id merupakan portal berita aktual yang tersaji dengan realita seputar pemerintahan, daerah, pendidikan hingga informasi kesehatan untuk memenuhi kebutuhan pembaca masyarakat Indonesia. aktualita.co.id juga telah tergabung dengan Serikat Media siber Indonesia (SMSI) dan wartawannya tergabung dalam organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik

Informasi

Redaksi
Karir
Info Iklan
Term & Conditions
Visi dan Misi
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Kode Etik Jurnalistik

© 2024 aktualita.co.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga

© 2024 aktualita.co.id

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Static Icon
✕
Aktualita.co.id

FREE
VIEW