AKTUALITA.CO.ID – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Gunung Putri terus berkomitmen menjaga keandalan pasokan listrik ke masyarakat. Sebagai langkah nyata, PLN menggelar program pemeliharaan terintegrasi bertajuk “KAMISIGAP” di wilayah kerja Unit Layanan Pelanggan (ULP) Cileungsi. Aksi ini difokuskan pada Penyulang Semen Bima, khususnya segmen Recloser Mega Residence hingga LBS Suroso, guna meminimalisasi potensi gangguan jaringan.
General Manager PLN UID Jawa Barat, Muhammad Joharifin, menegaskan bahwa program KAMISIGAP merupakan bagian dari strategi akselerasi PLN dalam melakukan perawatan preventif pada aset-aset kelistrikan yang vital. Menurutnya, pemeliharaan berbasis data inspeksi lapangan ini sangat krusial demi memastikan seluruh elemen jaringan distribusi dalam kondisi prima. Langkah responsif ini diharapkan mampu memberikan dampak langsung terhadap kestabilan pasokan listrik di wilayah Jawa Barat.
“Kami di PLN UID Jawa Barat selalu menempatkan kepuasan pelanggan dan keandalan sistem sebagai prioritas utama. Melalui aksi KAMISIGAP ini, kami melakukan intervensi teknis secara menyeluruh untuk memulihkan performa penyulang-penyulang yang memiliki kerawanan tinggi. Ini adalah bentuk komitmen kami dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang andal, aman, dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujar Muhammad Joharifin. Kamis (2/07/26).

Sementara itu, Manager PLN UP3 Gunung Putri, Darwin Simanjuntak, menjelaskan bahwa Penyulang Semen Bima segmen Recloser Mega Residence s.d. LBS Suroso memang menjadi titik perhatian khusus karena masuk dalam kategori penyulang dengan potensi kerawanan gangguan yang tinggi. Berdasarkan hasil evaluasi mendalam, gangguan di jalur ini kerap dipicu oleh faktor usia konstruksi jaringan serta faktor eksternal seperti sentuhan dahan pohon di sepanjang jalur distribusi.
Darwin menambahkan, untuk mengatasi persoalan tersebut secara permanen, pihaknya menerjunkan personel gabungan berskala besar dalam aksi ini. Tim kelistrikan yang dilibatkan meliputi personel Yandal GPI, Hartek GPI, Vendor KHS GPI, Tim ROW (Right of Way) internal dan eksternal, hingga tim pengawas. Seluruh personel bergerak serentak melakukan perbaikan konstruksi Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM), penggantian komponen tua, serta pengamanan ruang bebas jaringan.
“Kegiatan hari ini difokuskan pada penguatan proteksi jaringan untuk meminimalisasi gangguan akibat eksternal. Kami berhasil memasang protective sleeves di 46 titik, memperkuat kawat dengan 153 buah top ties, 12 buah side ties, dan 33 buah double ties, serta melakukan penggantian isolator tua maupun yang mengalami flashover. Selain itu, komponen gardu juga kami proteksi maksimal dengan pemasangan berbagai cover pelindung,” kata Darwin memerinci hasil pekerjaan teknis.
Tidak hanya fokus pada infrastruktur keras, penataan ruang bebas atau Right of Way (ROW) di sepanjang 2,8 kilometer sirkuit (kms) jalur penyulang juga menjadi agenda utama. Dalam aksi bersih-bersih ruang bebas dari potensi sentuhan pohon ini, tim gabungan berhasil melakukan penebangan dahan pada 26 pohon rimbun serta memangkas rapi 66 pohon lainnya. Total sebanyak 92 pohon yang dinilai rawan mengganggu kabel tegangan menengah berhasil dieksekusi dengan aman.
Di sisi lain, aspek keselamatan kerja tetap menjadi panglima dalam seluruh tahapan operasional KAMISIGAP. Sebelum menerjunkan personel ke lapangan, manajemen PLN memastikan seluruh petugas wajib mengikuti briefing K3 dan dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) standar kelistrikan yang lengkap. Seluruh proses pengerjaan diwajibkan patuh pada SOP, Instruksi Kerja, prinsip 5 Langkah Menuju Selamat, serta PLN Life Saving Rules.
Melalui pelaksanaan program KAMISIGAP yang masif dan terintegrasi ini, PLN UP3 Gunung Putri optimistis dapat menurunkan frekuensi gangguan secara signifikan pada Penyulang Semen Bima. Upaya berkelanjutan ini diharapkan tidak hanya memperkuat kualitas layanan kelistrikan di wilayah Cileungsi dan sekitarnya, tetapi juga menjadi bukti nyata tanggung jawab PLN dalam menjaga denyut nadi perekonomian dan aktivitas harian masyarakat melalui aliran listrik yang andal tanpa kedip.
(**)









