CITEUREUP, 19 AGUSTUS 2026 — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Barat melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Gunung Putri terus memperkuat keandalan sistem kelistrikan melalui kegiatan pemeliharaan jaringan secara preventif. Salah satu upaya tersebut dilaksanakan melalui pemeliharaan Right of Way (ROW) Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) pada Penyulang Serena, khususnya pada segmen Recloser (REC) Sukahati hingga Load Break Switch (LBS) HDC dan LBS SHT. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan melibatkan tim di wilayah kerja ULP Citeureup.
Pemeliharaan ROW merupakan bagian penting dalam menjaga jarak aman antara jaringan listrik dengan vegetasi di sekitar jaringan. Berdasarkan hasil inspeksi, tim menemukan sejumlah pohon yang berpotensi mengganggu jaringan, baik berada di atas, samping maupun bawah jaringan. Beberapa temuan dikategorikan sebagai prioritas 1 dan urgent sehingga membutuhkan tindak lanjut pemeliharaan untuk meminimalkan potensi gangguan terhadap kontinuitas penyaluran tenaga listrik.
General Manager PLN UID Jawa Barat, Muhammad Joharifin, menegaskan bahwa pemeliharaan jaringan secara preventif harus menjadi bagian dari budaya kerja dalam menjaga keandalan listrik. Menurutnya, upaya deteksi dan penanganan potensi gangguan sebelum berkembang menjadi gangguan merupakan langkah strategis untuk memberikan pelayanan kelistrikan yang semakin andal kepada masyarakat.
“Keandalan listrik tidak hanya dibangun ketika terjadi gangguan, tetapi harus dipersiapkan sejak dini melalui inspeksi, pemeliharaan, dan pengamanan jaringan secara konsisten. Setiap potensi gangguan yang ditemukan harus ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat, sehingga masyarakat dapat menikmati listrik yang aman dan andal,” ujar Muhammad Joharifin.
Manager PLN UP3 Gunung Putri, Darwin Simanjuntak, menyampaikan bahwa kegiatan pemeliharaan ROW pada Penyulang Serena merupakan bentuk komitmen PLN UP3 Gunung Putri dalam menjaga kondisi jaringan tetap aman dan optimal. Hasil inspeksi menunjukkan adanya sejumlah titik dengan vegetasi yang berpotensi mendekati jaringan, di antaranya pohon trembesi, mahoni, beringin, kelapa, jabon, sukun, mangga, rambutan, serta vegetasi lainnya.
“Tim kami melakukan pemeliharaan secara terarah berdasarkan hasil inspeksi lapangan dan skala prioritas. Titik-titik yang masuk kategori prioritas 1 maupun urgent menjadi perhatian untuk segera ditangani. Langkah ini kami lakukan sebagai upaya preventif agar potensi gangguan akibat pohon dan vegetasi di sekitar jaringan dapat diminimalkan,” jelas Darwin Simanjuntak.
Pada pelaksanaannya, pemeliharaan mencakup beberapa titik sepanjang segmen REC Sukahati sampai LBS HDC dan LBS SHT. Hasil inspeksi mencatat sejumlah lokasi dengan vegetasi berada di atas maupun samping jaringan, termasuk beberapa titik di sekitar pertigaan arah LBS HDC dan LBS SHT serta area sebelum Gardu SHTQ dan LBS HDC. Temuan tersebut kemudian dikelompokkan berdasarkan tingkat urgensi untuk menentukan penanganan di lapangan.
PLN UP3 Gunung Putri berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan jaringan melalui inspeksi rutin, pemeliharaan preventif, serta respons cepat terhadap berbagai potensi gangguan. Melalui sinergi antara PLN UID Jawa Barat, UP3 Gunung Putri dan ULP Citeureup, PLN memastikan langkah-langkah pemeliharaan dilakukan secara terukur untuk mendukung terciptanya sistem distribusi tenaga listrik yang semakin andal, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Jonggol, 21 Agustus 2026 — Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat sekaligus komitmen menghadirkan manfaat nyata melalui energi listrik, PLN UP3 Gunung Putri bersama ULP Jonggol kembali melaksanakan kegiatan...
Read moreDetails









