AKTUALITA.CO.ID – Prabowo Subianto berjanji akan meningkatkan kemakmuran bangsa Indonesia dan terutama memperbaiki kualitas hidup manusia Indonesia di seluruh wilayah Indonesia. Calon presiden (capres) nomor urut 2 menyatakan siap menyediakan makanan bergizi bagi generasi penerus bangsa.
“Salah satu proyek strategis kita adalah memberi makan bergizi untuk seluruh anak-anak Indonesia termasuk yang masih dalam kandungan Ibunya dan selama sekolah sampai dari usia dini sampai dewasa,” kata Prabowo dalam debat pamungkas Pilpres 2024 di JCC, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (4/1/2024) malam.
Langkah strategis tersebut, kata Prabowo, dapat mengatasi angka kematian ibu dan saat persalinan. Program tersebut diharapkan juga dapat mengatasi permasalahan stunting.
“Ini akan menghilangkan kemiskinan ekstrem. Ini akan menyerap semua hasil panen para petani dan nelayan. Ini akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi kita. Minimal sekitar satu setengah sampai dua persen, dengan demikian kita mengatasi masalah-masalah fundamental dalam memperbaiki kualitas hidup layak dan menghilangkan kemiskinan dari bumi Indonesia,” tegas Prabowo.
Prabowo juga berjanji akan memperbanyak fasilitas kesehatan dengan membangun rumah sakit modern di setiap kabupaten dan kota bila terpilih menjadi presiden.
“Di bidang kesehatan kami akan membangun rumah sakit moderen di setiap kabupaten dan kota dan Puskesmas modern di setiap desa seluruh Indonesia,” ujar Prabowo.
Ia juga berjanji akan segera mempercepat mengatasi permasalahan masih minimnya tenaga kesehatan khususnya dokter di Indonesia. Prabowo menyebut saat ini, Indonesia masih membutuhkan sekitar 140 ribu dokter.
“Kita kekurangan sekitar 140 ribu dokter dan itu akan kami segera atasi dengan cara kami akan menambah fakultas kedokteran di Indonesia, dari yang sekarang 92 kita akan membangun 300 fakultas kedokteran,” kata Prabowo.
Dia berjanji bakal meningkatkan kesejahteraan guru dengan mengevaluasi sistem penyaluran dana untuk guru. Saat ini, kata Prabowo, masih terjadi kebocoran alokasi dana yang seharusnya diberikan untuk guru di daerah.
Hal itu disampaikan Prabowo saat menanggapi jawaban Capres nomor urut 1 Anies Baswedan. Anies menyebut, pihaknya akan mempercepat sertifikasi guru, mempercepat pengangkatan guru honorer menjadi guru PPPK dan beasiswa untuk anak guru, dosen, serta tenaga kependidikan. Anies juga berjanji akan memberikan penghargaan kepada dosen dan peneliti yang berbasis pada kinerja serta mengurangi beban administrasi dosen.
Menanggapi jawaban Anies, Prabowo menyebut sepakat dengan Anies. “Secara garis besar, secara objektif, saya menilai jawaban-jawaban Pak Anies baik, bagus, relevan, saya banyak setuju dengan jawaban tersebut. Mungkin maklum, beliau mantan Menteri Pendidikan begitu,” ujar Prabowo.
Lebih lanjut, Prabowo juga memberikan tanggapan soal cara meningkatkan kesejahteraan guru dan dosen. Menurutnya, saat ini masih banyak dana yang dialokasi untuk guru di daerah malah disalahgunakan oleh pejabat. Karena itu, Prabowo berjanji akan mengaudit sistem yang ada.
“Saya sangat sependapat. Saya ingin menambahkan, bahwa kita harus mengaudit, mengkaji sekarang sistem kita ini baik atau tidak. Karena banyak sekali kebocoran-kebocoran dalam alokasi dana yang diturunkan sampai ke tingkat kabupaten dan sebagainya,” kata Prabowo.
Prabowo memastikan, pihaknya akan berani memperbaiki sistem yang kurang baik. Ia menyadari kebocoran dana ini berkaitan dengan masalah mental dan budaya pejabat di Indonesia. “Jadi kita harus audit, koreksi diri, dan di mana masalah sistemik yang kurang baik harus kita perbaiki. Kita harus berani perbaiki sistem yang kurang baik,” tuturnya.
(yev/viva/rmol)









