AKTUALITA.CO.ID – Semangat pelestarian budaya lokal terasa kental dalam gelaran Riungan Gede Jasinga dan Pagelaran Wayang Golek 4 Dalang yang berlangsung pada 9–10 Juni 2026 di Pendopo Eks Kawedanaan Jasinga. Kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor bekerja sama dengan Pemerintah Kecamatan Jasinga ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544.
Mengangkat tema “Ngariksa Budaya Sangkan Napak Dina Uga Jati Jayasingha”, acara tersebut menjadi wadah untuk memperkuat identitas budaya masyarakat sekaligus menjaga keberlangsungan warisan budaya Sunda agar tetap hidup dan berkembang di tengah perubahan zaman.
Beragam kegiatan budaya disuguhkan selama dua hari pelaksanaan. Mulai dari helaran budaya, Festival Dongdang, penyerahan simbolis air dan tanah dari 16 desa di Kecamatan Jasinga, sarasehan budaya dan sejarah, pertunjukan seni tradisional, bazar UMKM dan kuliner, hingga kegiatan ngaliwet bersama yang melibatkan masyarakat dan tokoh budaya setempat.
Salah satu agenda yang paling dinantikan masyarakat adalah Pagelaran Wayang Golek 4 Dalang. Pertunjukan tersebut menghadirkan empat dalang ternama, yakni Dadan Sunandar Sunarya, Arie Sunarya, Khanha Ade Kosasih Sunarya, dan Wawan Ajen. Kehadiran para seniman pewayangan itu sukses menarik perhatian masyarakat sekaligus menjadi sarana edukasi budaya bagi generasi muda.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, menegaskan bahwa penyelenggaraan kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjaga dan melestarikan kekayaan budaya daerah.
Menurutnya, seni pertunjukan tradisional tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga mengandung nilai-nilai luhur yang dapat menjadi pedoman kehidupan. Karena itu, upaya pelestarian budaya perlu terus dilakukan agar warisan leluhur tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Jasinga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Bogor yang telah menunjuk Jasinga sebagai tuan rumah kegiatan budaya dalam rangka HJB ke-544. Ia menilai Riungan Gede Jasinga menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antar-kasepuhan dari wilayah Bogor dan Lebak, Banten, sekaligus menggali kembali nilai-nilai sejarah yang tumbuh di tengah masyarakat.
Festival Dongdang yang diikuti seluruh desa se-Kecamatan Jasinga, puskesmas, PGRI, serta berbagai unit pelaksana teknis turut menambah semarak acara. Tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan besarnya kepedulian terhadap pelestarian budaya lokal dan semangat kebersamaan dalam menjaga identitas daerah.
Melalui penyelenggaraan Riungan Gede Jasinga, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap budaya Sunda terus berkembang sebagai kebanggaan masyarakat sekaligus menjadi warisan berharga yang dapat diwariskan kepada generasi mendatang.
(Deni Supriadi)









