AKTUALITA.CO.ID – PT PLN (Persero) terus menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga keandalan dan kualitas pasokan listrik kepada masyarakat. Melalui langkah preventif, Pasukan Khusus Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) diterjunkan langsung untuk melaksanakan pemeliharaan konstruksi pada jaringan distribusi Tegangan Menengah (TM) 20 kiloVolt (kV).
Pekerjaan pemeliharaan intensif kali ini difokuskan di wilayah kerja Unit Layanan Pelanggan (ULP) Citeureup, dengan menyasar jalur Penyulang Feroza khususnya di area Gardu PRB. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi menyeluruh PLN dalam meminimalisir potensi gangguan akibat faktor alam maupun keausan material, serta memastikan penyaluran energi listrik tetap optimal.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, Sugeng Widodo, menegaskan bahwa pemeliharaan infrastruktur secara berkala merupakan kunci utama dalam mempertahankan keandalan sistem kelistrikan di wilayah Jawa Barat. Menurutnya, kesiapan sarana distribusi harus terus dipantau demi memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pelanggan.
“Kami di PLN UID Jawa Barat berkomitmen penuh untuk menghadirkan listrik yang andal dan berkualitas guna mendukung aktivitas masyarakat serta roda perekonomian. Pemeliharaan di ULP Citeureup ini adalah bukti nyata bahwa PLN selalu hadir di lapangan untuk memastikan sistem kelistrikan tetap dalam kondisi prima,” ujar Sugeng Widodo. Kamis (11/6/26).
Sementara itu, Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Gunung Putri, Darwin Simanjuntak, menjelaskan bahwa keterlibatan tim elite PDKB dalam pekerjaan ini memberikan keuntungan besar bagi masyarakat. Tim PDKB dibekali dengan keahlian khusus dan peralatan canggih untuk mengidentifikasi serta memperbaiki jaringan listrik tanpa menghentikan aliran listrik yang sedang berjalan.
“Pekerjaan konstruksi jaringan Tegangan Menengah di Gardu PRB Penyulang Feroza ini dilakukan dalam keadaan bertegangan. Artinya, tidak ada pemadaman listrik bagi pelanggan di sekitar wilayah tersebut. Masyarakat maupun sektor industri tetap dapat beraktivitas dengan normal dan nyaman selama proses pemeliharaan berlangsung,” ungkap Darwin Simanjuntak.
Darwin menambahkan, meskipun pekerjaan dilakukan pada jaringan yang bertegangan tinggi, seluruh personel di lapangan wajib menerapkan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara ketat. Pengawasan berlapis dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang lengkap menjadi prosedur mutlak yang tidak boleh diabaikan demi keselamatan tim.
Melalui pemeliharaan yang terencana dan terukur ini, PLN berharap sistem kelistrikan di wilayah Citeureup dan sekitarnya menjadi semakin solid dan stabil. PLN juga senantiasa mengimbau masyarakat untuk ikut berpartisipasi menjaga aset kelistrikan, serta memanfaatkan aplikasi PLN Mobile untuk melaporkan jika melihat adanya potensi bahaya kelistrikan di sekitar lingkungan mereka.
(adv)








