Aktuals
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktualita
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktuals
No Result
View All Result
Home Pendidikan dan Kesehatan

Selain Turunkan Berat Badan, Puasa Intermiten Bisa Obati Diabetes Tipe 2

sayyev by sayyev
November 13, 2023
in Pendidikan dan Kesehatan
0
Selain Turunkan Berat Badan, Puasa Intermiten Bisa Obati Diabetes Tipe 2

ilustrasi

81
SHARES
1.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

AKTUALITA.CO.ID – Puasa intermiten (intermittent fasting) banyak digunakan untuk diet menurunkan berat badan. Namun rupanya studi terbaru menemukan puasa ini dapat mengobati pasien diabetes tipe 2.

Puasa intermiten merupakan pengaturan pola makan yang terdiri atas jendela makan dan jendela puasa. Orang-orang yang menerapkan puasa intermiten hanya dapat mengonsumsi makanan dan minuman berkalori pada jam tertentu atau jendela makan yang ditentukan. Sedangkan minuman tak berkalori seperti air putih atau teh tanpa gula dapat diminum sepanjang waktu.

Salah satu pembagian jendela makan dan jendela puasa yang populer dalam puasa intermiten adalah 8 jam makan dan 16 jam puasa. Sebagai contoh, jendela puasa berlaku dari jam 18.00-10.00 lalu jendela makan berlaku pada jam 10.00-18.00 dalam satu hari.

Berita lainnya

Pemkot Bogor Perketat SPMB 2026, Cegah Titip KK dan Praktik Kecurangan

Tips Menjaga Kesehatan Mata bagi Pengguna HP dan Laptop

Isu HIV AIDS Beredar, Ketua RW 09 Villa Surya Jaya Beri Edukasi Warga

Durasi waktu makan yang lebih pendek dapat membuat orang-orang mengonsumsi lebih sedikit makanan. Dengan begitu, penurunan berat badan bisa terjadi.

Menurut studi terbaru dalam jurnal JAMA, penerapan puasa intermiten dengan jendela makan selama delapan jam sehari juga bisa bermanfaat bagi penyandang diabetes tipe 2. Studi ini melibatkan orang dewasa penyandang diabetes tipe 2dan obesitas sebagai partisipan.

Sebagian partisipan diminta untuk menjalani puasa intermiten dengan jendela puasa selama 16 jam dan jendela makan selama delapan jam per hari. Selama enam bulan, para partisipan ini hanya diperbolehkan untuk makan dari 12.00 siang hingga jam 20.00 malam.

Ada pula partisipan yang diminta untuk menjalani diet restriksi kalori tanpa menjalani puasa intermiten. Sedangkan partisipan lainnya merupakan kelompok kontrol yang tidak menerapkan puasa intermiten atau pun pengurangan asupan kalori.

Selama studi berlangsung, tim peneliti melakukan sejumlah pengukuran dan tes terhadap seluruh partisipan. Beberapa pengukuran dan tes yang dilakukan adalah pengukuran berat badan dan tes gula darah.

“Sebelum studi kami, sangat sedikit (studi) yang berfokus pada diet ini dan penyandang diabetes tipe 2,” ujar profesor di bidang ilmu gizi dari University of Illinois, Prof Krista Varady PhD, seperti dilansir WebMD dikutip dari RMOL, Senin (13/11/23).

Hasil studi menunjukkan bahwa para partisipan yang menjalani puasa intermiten mengonsumsi kalori lebih sedikit dari biasanya. Asupan kalori harian mereka berkurang sekitar 300-500 kalori per hari. Sebagai perbandingan, partisipan yang menerapkan diet restriksi kalori hanya mengurangi asupan kalori harian mereka sekitar 200 kalori per hari.

Kabar baiknya, partisipan yang menjalani puasa intermiten maupun diet restriksi kalori sama-sama menunjukkan perbaikan pada hasil tes gula darah mereka. Tes HbA1c mereka umumnya mengalami penurunan sekitar 1 poin, dari 8 poin menjadi 7 poin. Penyandang diabetes bisa mencapai remisi bila kadar HbA1c mereka di bawah 6.5.

Tim peneliti juga mengungkapkan bahwa para penyandang diabetes tipe 2 umumnya memiliki tubuh obesitas. Dalam studi ini misalnya, rerata indeks massa tubuh para partisipan adalah 39.

“Itu sangat tinggi, sehingga penurunan berat badan menjadi bagian dari terapi yang direkomendasikan untuk kelompok ini,” jelas associate program director sekaligus endocrinology fellow dari Johns Hopkins University, Dr Daisy Duan MD.

Menurut Dr Duan, penyandang diabetes tipe 2 yang obesitas bisa memperoleh manfaat yang besar dengan menurunkan berat badan. Menurut Dr Duan, penurunan berat badan pada kelompok ini dapat membantu mengontrol kadar gula darah dan mengurangi jumlah obat yang perlu dikonsumsi oleh penyandang diabetes tipe 2.

Cara terbaik bagi penyandang diabetes tipe 2 untuk menurunkan berat badan adalah mengombinasikan pengaturan pola makan dan olahraga rutin. Pengaturan pola makan ini bisa berupa puasa intermiten, diet restriksi kalori, atau jenis pengaturan pola makan lainnya.

Sebagian penyandang diabetes mungkin akan lebih cocok dengan metode puasa intermiten, namun sebagian lainnya tidak. Yang terpenting, jenis diet atau pengaturan pola makan yang mereka jalani aman dan tidak membahayakan. “Secara klinis, kami menyatakan bahwa diet terbaik untuk penyandang diabetes adalah diet yang mampu mereka jalani dengan tertib,” ujar Dr Duan.

Terkait keamanan, tim peneliti sempat merasa khawatir metode puasa intermiten akan membuat penyandang diabetes tipe 2 lebih rentan terhadap hipoglikemia. Akan tetapi, tingkat kejadian hipoglikemia di antara partisipan yang menjalani puasa intermiten tidak berbeda dengan partisipan yang menjalani diet restriksi kalori dan partisipan dalam kelompok kontrol.

(yev/rmol)

Tags: diet turunkan berat badanobat diabetes tipe 2Puasa intermiten
Share32Tweet20Send
sayyev

sayyev

Rekomendasi Untuk Anda

Pemkot Bogor Perketat SPMB 2026, Cegah Titip KK dan Praktik Kecurangan

by Arsyit Syarifudin
May 13, 2026
0
Pemkot Bogor Perketat SPMB 2026, Cegah Titip KK dan Praktik Kecurangan

AKTUALITA.CO.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama jajaran Forkopimda dan Dewan Pendidikan menandatangani Komitmen Dukungan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026. Walikota Bogor, Dedie Rachim menegaskan, seluruh...

Read more

Tips Menjaga Kesehatan Mata bagi Pengguna HP dan Laptop

by Arsyit Syarifudin
May 11, 2026
0
Tips Menjaga Kesehatan Mata bagi Pengguna HP dan Laptop

AKTUALITA.CO.ID - Di era digital, penggunaan HP dan laptop dalam waktu lama sudah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Namun, terlalu lama menatap layar dapat membuat mata cepat lelah,...

Read more

Isu HIV AIDS Beredar, Ketua RW 09 Villa Surya Jaya Beri Edukasi Warga

by Arsyit Syarifudin
May 11, 2026
0
Isu HIV AIDS Beredar, Ketua RW 09 Villa Surya Jaya Beri Edukasi Warga

AKTUALITA.CO.ID – Maraknya Tempat Hiburan Malam di Kawasan Kecamatan Cileungsi dan beredarnya isu terkait HIV AIDS membuat ketakutan ditengah masyarakat, terutama mereka yang kurang faham akan penularan penyakit...

Read more

Kemenkes Ajak Masyarakat Lawan Obesitas Lewat Gaya Hidup Sehat

by Arsyit Syarifudin
May 11, 2026
0
Kemenkes Ajak Masyarakat Lawan Obesitas Lewat Gaya Hidup Sehat

AKTUALITA.CO.ID — Kementerian Kesehatan Republik Indonesia kembali mengingatkan masyarakat bahwa obesitas bukan hanya persoalan penampilan, melainkan kondisi kesehatan serius yang dapat memicu berbagai penyakit tidak menular seperti diabetes,...

Read more

Ahli Kesehatan Peringatkan Bahaya Konsumsi Alkohol Berlebihan

by Arsyit Syarifudin
May 11, 2026
0
Ahli Kesehatan Peringatkan Bahaya Konsumsi Alkohol Berlebihan

AKTUALITA.CO.ID - Para ahli kesehatan kembali mengingatkan masyarakat tentang bahaya konsumsi alkohol secara berlebihan. Menurut World Health Organization, kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko...

Read more
Next Post
Tentara AS Terlibat Pertempuran Dukung Israel

Tentara AS Terlibat Pertempuran Dukung Israel

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related News

Kolesterol Tinggi Bisa Dikenali di Wajah

Kolesterol Tinggi Bisa Dikenali di Wajah

June 5, 2023
Belanja Sekaligus Peduli Bumi, AQUVIVA Hadirkan Mesin Daur Ulang Botol Plastik di Bali

Belanja Sekaligus Peduli Bumi, AQUVIVA Hadirkan Mesin Daur Ulang Botol Plastik di Bali

January 15, 2026
Grand Launching Sekolah Bertaraf Internasional di Sentul, Asmawa Tosepu : Sekolah Swasta Memiliki Karakteristik dan Keunggulan

Grand Launching Sekolah Bertaraf Internasional di Sentul, Asmawa Tosepu : Sekolah Swasta Memiliki Karakteristik dan Keunggulan

August 24, 2024

Telusuri menurut Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik
Aktualita

aktualita.co.id merupakan portal berita aktual yang tersaji dengan realita seputar pemerintahan, daerah, pendidikan hingga informasi kesehatan untuk memenuhi kebutuhan pembaca masyarakat Indonesia. aktualita.co.id juga telah tergabung dengan Serikat Media siber Indonesia (SMSI) dan wartawannya tergabung dalam organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik

Informasi

Redaksi
Karir
Info Iklan
Term & Conditions
Visi dan Misi
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Kode Etik Jurnalistik

© 2024 aktualita.co.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga

© 2024 aktualita.co.id

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Static Icon
✕
Aktualita.co.id

FREE
VIEW