Aktuals
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktualita
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktuals
No Result
View All Result
Home Sosok dan Politik

Soal Desa Selawangi, Yusfitriadi Sebut Tiga Elemen Pengawas Mandul

Arsyit Syarifudin by Arsyit Syarifudin
March 13, 2026
in Sosok dan Politik
0
Soal Desa Selawangi, Yusfitriadi Sebut Tiga Elemen Pengawas Mandul

Pengamat kebijakan publik, Yusfitriadi (Foto. Retza)

77
SHARES
1.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

AKTUALITA.CO.ID – Pengamat kebijakan publik Yusfitriadi menyoroti sejumlah kejanggalan yang terjadi di Desa Selawangi. Ia menilai terdapat dugaan persoalan serius dalam tata kelola pemerintahan desa, mulai dari pemberhentian sepihak Sekretaris Desa (Sekdes), penjualan hewan ternak milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), hingga sikap bungkam sejumlah pihak yang seharusnya melakukan pengawasan.

Menurut Yusfitriadi, kondisi tersebut menunjukkan adanya elemen-elemen penting dalam struktur pemerintahan desa yang tidak menjalankan perannya sebagaimana mestinya.

“Saya melihat ada tiga elemen desa yang tidak berperan. Pertama adalah pendamping desa. Mereka seharusnya hadir memberikan pendapat, melakukan pendampingan, serta menyampaikan kondisi yang terjadi kepada masyarakat,” ujar Yusfitriadi kepada Aktualita.co.id, Jumat (13/3/2026).

Berita lainnya

PWI Kabupaten Bogor Siapkan Safari Jurnalistik ke-4 di Cisarua

Safari Jurnalis Ke-3 PWI Kabupaten Bogor di Sukajaya, Dorong Literasi Media

PWI dan IPB Sepakat Siapkan Program Beasiswa S2 bagi Wartawan Indonesia

Ia melanjutkan, elemen kedua yang dinilai tidak menjalankan fungsi pengawasan adalah Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Menurutnya, lembaga tersebut semestinya aktif mengawasi jalannya pemerintahan desa.

“Yang kedua adalah BPD. Masa melihat kondisi desa seperti itu kemudian tidak bergerak apa pun. Itu kacau. BPD seharusnya menjadi lembaga pengawas yang aktif terhadap kebijakan dan tindakan pemerintah desa,” katanya.

Selain itu, ia juga menyoroti peran organisasi kepala desa, yaitu Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi), yang dinilai turut memiliki tanggung jawab moral dalam menjaga integritas pemerintahan desa.

“Ketiga adalah Apdesi. Tiga elemen inilah yang seharusnya mengawal integritas pemerintahan desa, bukan hanya kepala desa, tetapi seluruh aparatur desa,” paparnya.

Dengan berbagai kejadian yang mencuat, Yusfitriadi menilai ketiga elemen tersebut seolah mandul karena tidak menjalankan fungsi pengawasan secara optimal.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa meskipun kepala desa dipilih langsung oleh masyarakat melalui mekanisme demokrasi, namun secara administratif kepala desa tetap berada di bawah kewenangan pemerintah daerah karena pengangkatannya ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) bupati.

“Logika elektoralnya memang kepala desa bertanggung jawab kepada masyarakat. Tetapi jangan lupa, SK-nya dari bupati. Artinya bupati juga memiliki kewenangan untuk memberhentikan kepala desa jika ditemukan pelanggaran,” jelasnya.

Yusfitriadi juga menilai dugaan hilangnya aset BUMDes, dan Bangunan BUMDes yang tidak sesuai, serta jalan yang belum dibangun dpadahal anggarannya dari pemerintah,itu berpotensi masuk ke ranah hukum.

“Untuk Sekdes yang di berhentikan sepihak, Kalau Sekdes tidak menerima bisa melapor ke Ombudsman karena itu berkaitan dengan tata kelola administrasi pemerintahan. Sedangkan jika ada penghilangan aset, itu bisa masuk ranah pidana sehingga aparat penegak hukum juga bisa turun tangan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah perlu memiliki data yang akurat terkait kondisi desa agar dapat mengambil langkah yang tepat apabila terjadi persoalan.

Selain itu, Yusfitriadi juga menyoroti sikap sejumlah pihak yang dinilai belum memberikan penjelasan kepada publik terkait polemik tersebut, termasuk pihak kecamatan.

“Jika kecamatan, lembaga desa, atau pendamping desa ataupun struktiu lainnya memilih bungkam terhadap fenomena yang terjadi, bahkan terkesan menutupi, maka itu menunjukkan kurangnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan pemerintahan desa,” tegasnya.

Menurutnya, camat sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah di wilayah kecamatan seharusnya memberikan penjelasan yang jelas kepada publik serta aktif membina desa-desa di wilayahnya.

“Camat tidak boleh menghindari masalah. Justru harus memberikan informasi yang tegas kepada masyarakat. Jika tidak menjalankan fungsi itu, bupati perlu memberikan tindakan tegas,” katanya.

Terkait program pengawasan seperti Jaksa Jaga Desa, Yusfitriadi menilai keberadaan aparat penegak hukum seperti kejaksaan, kepolisian, maupun lembaga antikorupsi memang penting. Namun, penegakan hukum tetap membutuhkan data dan informasi dari tingkat desa.

“Penegak hukum itu butuh data dan informasi yang akurat dari bawah. Dalam konteks desa, sumber utama pengawasan itu adalah BPD. Kalau BPD sendiri tidak memiliki data hasil pengawasan, maka program pengawasan apa pun akan sulit berjalan efektif,”

“Jadi, mau jaga desa mau apa itu tidak akan pernah bisa berperan kuat untuk menegakkan hukum, jika BPD-nya tidak punya data hasil pengawasan,” pungkasnya.

(Ret/Red)

Tags: BPDBUMDesDesa SelawangiKasus KadesPengawasan DesaYusfitriadi
Share31Tweet19Send
Arsyit Syarifudin

Arsyit Syarifudin

Rekomendasi Untuk Anda

PWI Kabupaten Bogor Siapkan Safari Jurnalistik ke-4 di Cisarua

by Arsyit Syarifudin
June 5, 2026
0
PWI Kabupaten Bogor Siapkan Safari Jurnalistik ke-4 di Cisarua

AKTUALITA.CO.ID – Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Bogor kembali melanjutkan program Safari Jurnalistik sebagai agenda rutin untuk memperkuat hubungan antara insan pers, pemerintah, dan masyarakat di wilayah Kabupaten Bogor....

Read more

Safari Jurnalis Ke-3 PWI Kabupaten Bogor di Sukajaya, Dorong Literasi Media

by Arsyit Syarifudin
June 4, 2026
0
Safari Jurnalis Ke-3 PWI Kabupaten Bogor di Sukajaya, Dorong Literasi Media

AKTUALITA.CO.ID – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bogor kembali menggelar kegiatan Safari Jurnalis ke-3 Tahun 2026 yang kali ini berlangsung di Kantor Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Kamis (4/6/2026)....

Read more

PWI dan IPB Sepakat Siapkan Program Beasiswa S2 bagi Wartawan Indonesia

by Arsyit Syarifudin
June 2, 2026
0
PWI dan IPB Sepakat Siapkan Program Beasiswa S2 bagi Wartawan Indonesia

AKTUALITA.CO.ID – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat dan Institut Pertanian Bogor membahas rencana kerja sama program beasiswa S 2 bagi wartawan dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang GSC...

Read more

Catatan Hari Jadi Bogor yang ke-544 tahun

by Arsyit Syarifudin
June 2, 2026
0
Founder Visi Nusantara Maju

KUTA UDAYA WANGSA: SPIRIT MEMBANGUN PERADABAN Yusfitriadi Founder Visi Nusantara Maju Tidak ditemukan secara spesifik dalam catatan sejarah, atau dalam berbagai literasi yang mengungkap Sejarah Kabupaten Bogor, siapa...

Read more

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor Soroti Pentingnya SLHS bagi Dapur MBG

by Arsyit Syarifudin
May 28, 2026
0
Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor Soroti Pentingnya SLHS bagi Dapur MBG

AKTUALITA.CO.ID — Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PKB, Achmad Yaudin Sogir, meminta seluruh media untuk turut mensosialisasikan pentingnya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi...

Read more
Next Post
Pemdes Cijayanti Gelar Bukber hingga Luncurkan Posbankum

Pemdes Cijayanti Gelar Bukber hingga Luncurkan Posbankum

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related News

Laga Persib vs Persija: Polsek Cileungsi Siagakan Personel, Suporter Dilarang Pakai Atribut Saat Pulang

Laga Persib vs Persija: Polsek Cileungsi Siagakan Personel, Suporter Dilarang Pakai Atribut Saat Pulang

January 10, 2026
Bima Arya Resmi Pimpin PP ALTI 2025–2029, Lari Trail Kian Didorong Jadi Cabor Prestasi dan Sport Tourism

Bima Arya Resmi Pimpin PP ALTI 2025–2029, Lari Trail Kian Didorong Jadi Cabor Prestasi dan Sport Tourism

February 12, 2026
Desa Sanja Diganjar Penghargaan Desa Lunas Pajak 2022-2023

Desa Sanja Diganjar Penghargaan Desa Lunas Pajak 2022-2023

October 19, 2023

Telusuri menurut Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik
Aktualita

aktualita.co.id merupakan portal berita aktual yang tersaji dengan realita seputar pemerintahan, daerah, pendidikan hingga informasi kesehatan untuk memenuhi kebutuhan pembaca masyarakat Indonesia. aktualita.co.id juga telah tergabung dengan Serikat Media siber Indonesia (SMSI) dan wartawannya tergabung dalam organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik

Informasi

Redaksi
Karir
Info Iklan
Term & Conditions
Visi dan Misi
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Kode Etik Jurnalistik

© 2024 aktualita.co.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga

© 2024 aktualita.co.id

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Static Icon
✕
Aktualita.co.id

FREE
VIEW