Aktuals
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktualita
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktuals
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Soal Lahan BLBI di Desa Sukaharja Mencuat, Warga Ngadu Ke Adian

Gala by Gala
July 22, 2025
in Peristiwa
0
Soal Lahan BLBI di Desa Sukaharja Mencuat, Warga Ngadu Ke Adian
90
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

AKTUALITA.CO.ID – Permasalahan lahan yang melibatkan aset Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) di Desa Sukaharja, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, kembali mencuat dan memicu keresahan warga. Pasalnya, lahan yang selama ini diakui milik warga, secara sepihak dimasukkan ke dalam aset BLBI dan kini terancam disita dan dilelang.

Kasus yang telah berlangsung selama puluhan tahun ini mendapat sorotan tajam dari warga Sukaharja. Mereka menyampaikan langsung keluhannya kepada Anggota Komisi V DPR RI, Adian Yunus Yusak Napitupulu, SH, saat melaksanakan reses di desa tersebut.

“Lahan BLBI di Sukaharja semakin meluas menjadi 451 hektare. Lahan masyarakat banyak yang masuk ke dalam BLBI, saat ini disita dan terancam dilelang,” ungkap salah satu perwakilan warga Andika pada Selasa (22/07/2025).

Berita lainnya

‎Pohon Tumbang Timpa Pengendara Motor di Tegar Beriman

Waspada! Kenali Perbedaan Siomay Ikan Sapu-Sapu dan Tenggiri agar Tak Salah Pilih

‎Dedie Rachim Usulkan Moratorium Angkot Kabupaten ke Dishub Jabar

Andika memaparkan kronologi panjang sengketa ini yang dinilai telah berkembang menjadi persoalan serius dan mengganggu kenyamanan masyarakat.

“Awalnya ada PT Gunung Batu Makmur yang dipimpin H. Muhammad Madrowi. Madrowi meminjam uang sebesar Rp850 juta kepada Bank Pengembangan Asia yang saat itu dipimpin Lee Darmawan Chin Kiat pada tahun 1983. Jaminannya adalah SPH seluas 406 hektare. Kami memiliki dokumen aslinya,” jelas Andika.

Andika menjelaskan, Akte kredit tersebut mengagunkan lahan berdasarkan pengakuan girik Madrowi. Namun, pada 1991, Mahkamah Agung menetapkan putusan atas kasus pidana korupsi yang menjerat Lee Darmawan Chin Kiat. Dalam putusan itu, Lee dinyatakan bersalah dan asetnya, termasuk agunan lahan milik Madrowi di Desa Sukaharja, ikut disita.

Namun yang janggal, luas lahan dalam sitaan bertambah secara sepihak dari 406 menjadi 451 hektare. Hal ini memperparah konflik karena banyak lahan milik warga yang ikut masuk ke dalam kawasan tersebut.

“Tahun 1994 dilakukan eksekusi oleh Kejaksaan bersama Satgas gabungan Bank Indonesia. Tapi fisik lahan yang dieksekusi berbeda dengan yang dijaminkan. Bahkan tanah itu sudah dimiliki warga lain, dan mereka tidak pernah menjualnya kepada siapa pun, termasuk tanah kakek saya,” ujar Andika.

“Warga kemudian mencabut plang-plang penyitaan karena merasa tidak pernah menjual tanah mereka,” tambahnya.

Lebih lanjut, Andika mengungkapkan, Dari hasil verifikasi, hanya 80 hektare lahan yang benar-benar milik Darmawan dan masuk dalam Letter C. Namun ironisnya, pada tahun 2013, Yayasan Tridaya yang mengatasnamakan Kejaksaan Agung kembali memasang plang penyitaan tanpa bukti petunjuk peta atau dokumen yang sah.

“Tahun 2019, Kejaksaan Agung datang lagi melakukan pengukuran. Tapi yang diukur justru lahan warga, termasuk lahan saya. Hasil pengukuran malah menunjukkan angka fantastis: 528 hektare. Padahal sebelumnya hanya 406 hektare,” tutur Andika heran.

Warga pun mempertanyakan peta dan dasar hukum yang digunakan untuk mengklaim lahan tersebut. “Kami tanyakan ke Kecamatan, ke desa-desa lain, ke BPN juga, dari mana data itu? Tidak ada yang bisa menunjukkan petanya. Dari pihak BLBI pun tidak bisa memperlihatkan peta asli 406 hektare itu, apalagi 528 hektare,” terangnya.

Akibat konflik tersebut, kata Andika, seluruh aktivitas pertanahan di Desa Sukaharja kini diblokir. Warga tidak bisa mengurus pajak, jual beli, ataupun sertifikasi tanah, meski mereka memiliki girik, Letter C, bahkan sertifikat resmi.

“Lebih parah lagi, pihak Kejaksaan maupun instansi terkait belum pernah menunjukkan bukti peralihan hak atas tanah tersebut dari warga kepada Lee Darmawan atau H. Madrowi kepada pemerintah desa maupun kecamatan,” ungkapnya.

“Dengan kehadiran Bapak Adian dari DPR RI, kami warga Desa Sukaharja sangat berharap ada penyelesaian yang tuntas dan adil. Jangan sampai hak masyarakat diabaikan begitu saja,” tegas Andika.

Sementara itu, Anggota DPR RI Adian Y.Y Napitupulu mengatakan, kasus ini kasus yang krusial. Dirinya meyatakan akan terus mengawal permasalahan masyarakat. “Ini sangat bahaya, karena berurusan kembali dengan pemerintah. Kami akan terus mengawal permasalahan ini, nanti silahkan berikan kronologi resmi laporkan ke BAM DPR RI agar kami dapat menindaklanjuti,” kata Adian yang juga merupakan Wakil Ketua BAM DPR RI.

“Kalo ada yang mengintimidasi ataupun yang mengancam, disini ada pak Doni Anggota DPRD Provinsi Jabar, dan Ada asisten saya laporkan ke kami,” pungkasnya.

(rezza)

Tags: Desa SukaharjaHutang BLBIsukamakmur
Share36Tweet23Send
Gala

Gala

Rekomendasi Untuk Anda

‎Pohon Tumbang Timpa Pengendara Motor di Tegar Beriman

by Arsyit Syarifudin
May 1, 2026
0
‎Pohon Tumbang Timpa Pengendara Motor di Tegar Beriman

AKTUALITA.CO.ID - Hujan deras yang mengguyur wilayah Cibinong pada Jumat (01/05/26) membawa duka di Jalan Raya Tegar Beriman, Kabupaten Bogor. Sebuah pohon besar tiba-tiba tumbang dan menimpa seorang...

Read more

Waspada! Kenali Perbedaan Siomay Ikan Sapu-Sapu dan Tenggiri agar Tak Salah Pilih

by Arsyit Syarifudin
April 27, 2026
0
Waspada! Kenali Perbedaan Siomay Ikan Sapu-Sapu dan Tenggiri agar Tak Salah Pilih

AKTUALITA.CO.ID - Meningkatnya kekhawatiran masyarakat terhadap keamanan pangan kembali mencuat seiring beredarnya isu penggunaan ikan sapu-sapu sebagai bahan baku siomay. Ikan yang dikenal hidup di perairan kotor ini...

Read more

‎Dedie Rachim Usulkan Moratorium Angkot Kabupaten ke Dishub Jabar

by Arsyit Syarifudin
April 20, 2026
0
‎Dedie Rachim Usulkan Moratorium Angkot Kabupaten ke Dishub Jabar

AKTUALITA.CO.ID - Angkutan kota (angkot) dari Kabupaten Bogor dan sebagian kecil dari Kabupaten Sukabumi masuk ke wilayah Kota Bogor. Kondisi ini menjadi masalah tersendiri bagi Kota Bogor, yakni...

Read more

Diduga Rem Blong, Truk Engkel Picu Kecelakaan Beruntun

by Arsyit Syarifudin
April 18, 2026
0
Diduga Rem Blong, Truk Engkel Picu Kecelakaan Beruntun

AKTUALITA.CO.ID – Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Raya Ace Tabrani, Kampung Lukut, Desa Parakanmuncang, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Sabtu (18/4/2026) sore. Insiden yang diduga dipicu rem blong pada...

Read more

Aktivis Tangguh Tutup Usia

by Arsyit Syarifudin
April 18, 2026
0
Aktivis Tangguh Tutup Usia

AKTUALITA.CO.ID – Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.10 WIB...

Read more
Next Post
Perkuat Literasi JKN dan Transformasi Layanan, BPJS Kesehatan Cabang Cibinong  Gandeng Media untuk Sinergi Lebih Luas

Perkuat Literasi JKN dan Transformasi Layanan, BPJS Kesehatan Cabang Cibinong  Gandeng Media untuk Sinergi Lebih Luas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related News

Panji Gumilang Bentak ASN Pemprov Jabar

Panji Gumilang Bentak ASN Pemprov Jabar

June 18, 2023
Sosialisasi PPK DAS Kali Bekasi, DLH Ajak Kolaborasi Instansi Terkait

Sosialisasi PPK DAS Kali Bekasi, DLH Ajak Kolaborasi Instansi Terkait

July 23, 2024
5 Pekerjaan Yang Rentan Membuat Stress, Salah Satunya Profesi Wartawan

5 Pekerjaan Yang Rentan Membuat Stress, Salah Satunya Profesi Wartawan

February 22, 2024

Telusuri menurut Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik
Aktualita

aktualita.co.id merupakan portal berita aktual yang tersaji dengan realita seputar pemerintahan, daerah, pendidikan hingga informasi kesehatan untuk memenuhi kebutuhan pembaca masyarakat Indonesia. aktualita.co.id juga telah tergabung dengan Serikat Media siber Indonesia (SMSI) dan wartawannya tergabung dalam organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik

Informasi

Redaksi
Karir
Info Iklan
Term & Conditions
Visi dan Misi
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Kode Etik Jurnalistik

© 2024 aktualita.co.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga

© 2024 aktualita.co.id

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Static Icon
✕
Aktualita.co.id

FREE
VIEW