AKTUALITA.CO.ID – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bogor memetakan sejumlah tantangan besar dalam upaya meningkatkan kunjungan wisatawan tahun 2025. Tantangan tersebut mencakup faktor aksesibilitas hingga standar kualitas pelayanan di destinasi wisata.
Kepala Disbudpar Kabupaten Bogor, Ria Marlisa, mengakui bahwa permasalahan klasik seperti kemacetan di kawasan Puncak masih menjadi kendala utama yang harus diurai secara kolaboratif.
“Salah satu tantangan utama yang kami hadapi adalah persoalan aksesibilitas dan kemacetan lalu lintas, terutama menuju destinasi wisata di kawasan Puncak,” ujar Ria Marlisa kepada Aktualita.co.id, Rabu (7/1/2026).
Untuk menjawab tantangan tersebut, Disbudpar menetapkan tiga strategi utama:
1. Koordinasi Lintas Sektor & Pemerataan Destinasi Disbudpar memperkuat koordinasi dengan Satlantas Polres Bogor dan Dinas Perhubungan untuk manajemen lalu lintas. Selain itu, pemerintah mendorong pengembangan destinasi wisata alternatif di wilayah lain agar wisatawan tidak hanya menumpuk di satu titik.
2. Standarisasi dan Sertifikasi Usaha (SKU) Ria mengungkapkan masih adanya ketimpangan kualitas antar-destinasi. Oleh karena itu, pihaknya rutin melakukan monitoring dan pembinaan Sertifikasi Kompetensi Usaha (SKU) bagi pelaku industri pariwisata guna memenuhi standar nasional.
“Kami terus melakukan sosialisasi standar usaha pariwisata serta pelatihan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pariwisata agar lebih kompetitif,” jelasnya.
3. Pengelolaan Lingkungan dan Sampah Mandiri Isu lingkungan menjadi perhatian serius. Disbudpar mewajibkan pelaku usaha pariwisata untuk mengelola sampah secara mandiri dan bertanggung jawab.
“Pengelolaan lingkungan yang baik akan berdampak langsung pada kenyamanan wisatawan dan keberlanjutan pariwisata Kabupaten Bogor ke depan,” pungkas Ria Marlisa.
Melalui integrasi strategi ini, Disbudpar Kabupaten Bogor optimistis kunjungan wisatawan akan terus meningkat secara berkualitas dan memberikan dampak ekonomi yang merata bagi masyarakat.
(Pandu)









