AKTUALITA.CO.ID – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah mobil pick up, pesepeda, pedagang kopi keliling, dan pedagang bakso terjadi di Jalan Ipik Gandamana, Lingkar Dalam Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (23/7/26) sore menjadi sorotan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor Ipda Ares Rahman mengatakan, kecelakaan bermula ketika seorang pesepeda memasuki jalur Lingkar Dalam Stadion Pakansari.
“Berdasarkan keterangan para saksi, kejadian diawali adanya pesepeda yang masuk ke lingkar dalam, kemudian tertabrak kendaraan pick up yang dikendarai oleh seseorang yang diduga masih belajar mengemudi,” ujar Ipda Ares, kepada Aktualita.co.id, Jumat (24/7/26).
Ia menjelasakan, Setelah benturan pertama, pengemudi diduga panik. Alih-alih menginjak pedal rem, pengemudi justru menginjak pedal gas sehingga kendaraan terus melaju ke depan dan menabrak sepeda motor milik pedagang kopi keliling serta gerobak pedagang bakso sebelum akhirnya berhenti di atas trotoar.
“Diduga pengemudi panik. Setelah menabrak pesepeda, kendaraan terus melesat ke depan. Karena tidak mengerem, malah menginjak gas sehingga terjadi benturan dengan kendaraan penjual kopi keliling dan gerobak pedagang bakso. Mobil akhirnya berhenti setelah naik ke trotoar,” jelasnya.
Dalam insiden tersebut, polisi mencatat terdapat dua korban. Salah satunya adalah pesepeda yang mengalami luka dan telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhakti Padjadjaran Cibinong untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, pedagang bakso juga mengalami luka dan telah memperoleh pertolongan pertama dari petugas Unit Laka Satlantas Polres Bogor.
“Korban ada dua orang. Pedagang bakso mengalami luka dan sudah kami berikan pertolongan awal di mobil patroli unit laka dan pesepeda dibawa ke Rumah Sakit Bhakti Padjadjaran Cibinong. Untuk kondisi luka, kami belum dapat menyatakan luka berat atau ringan karena itu merupakan kewenangan tim medis,” katanya.
Usai kejadian, pengemudi mobil pick up telah diamankan oleh Satlantas Polres Bogor untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Ipda Ares mengimbau masyarakat, khususnya pengemudi pemula, agar tidak menggunakan kawasan Lingkar Stadion Pakansari sebagai lokasi belajar mengemudi.
“Kami mengimbau masyarakat, terutama yang masih belajar mengemudi, agar tidak berlatih di Lingkar Stadion Pakansari. Jalan ini sangat aktif, banyak pesepeda, pelari, serta lalu lintas kendaraan yang cukup ramai. Mari bersama-sama menjaga etika berlalu lintas,” ujarnya.
Selain itu, Satlantas Polres Bogor juga mengingatkan bahwa kawasan Lingkar Stadion Pakansari bukan merupakan lokasi yang diperuntukkan bagi pedagang kaki lima maupun tempat parkir kendaraan.
“Lingkar Stadion Pakansari adalah jalan aktif. Tidak diperkenankan untuk parkir maupun berdagang di lokasi tersebut karena sudah tersedia kantong parkir. Kalau sudah terjadi kecelakaan seperti ini, siapa yang akan bertanggung jawab? Apalagi sebelumnya pernah terjadi kecelakaan hingga menimbulkan korban meninggal dunia,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk mematuhi seluruh aturan lalu lintas, termasuk sistem satu arah yang berlaku di Lingkar Stadion Pakansari. Menurutnya, pelanggaran seperti melawan arus (contraflow) dapat meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan.
“Pada saat itu pengemudi diduga sedang belajar. Ketika terjadi benturan, sepertinya panik sehingga yang seharusnya menginjak pedal rem justru menginjak pedal gas. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kecelakaan tersebut,” pungkasnya.
(Retza)









