AKTUALITA.CO.ID _ Responsif terhadap keluhan warga terkait banjir di Jembatan Cikuda – Cileungsi Desa Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Anggota DPRD H.Achmad Fathoni S.T,M.PWK bersama Kepala UPT Jalan dan Jembatan Cileungsi Supriyatna, Pemdes Desa Wanaherang dan perwakilan warga melihat langsung kodisi jalan di Jembatan Cikuda.
” Saya memastikan keluhan-keluhan dari masyarakat, saya juga memastikan kepada UPT DPUPR terkait anggarannya ada atau tidak untuk pengaspalan dan pembuatan drainase di daerah jembatan Cikuda-Cileungsi,” ungkapnya kepada Aktualita.co.id.

Fathoni sapaan akrab anggota DPRD Kabupaten Bogor tersebut menjelaskan, Jika beberapa waktu lalu kondisi jalan di Jembatan Cikuda sudah pernah mendapatkan sentuhan pengaspalan jalan. Namun, karena terlalu sering tergenang air membuat aspal tersebut habis terbawa air.
” Jadi, Saya meminta air yang diluar jembatan bisa dibuang dulu jangan masuk jembatan. Mengingat, lubang air pada jembatan sangat kecil, hingga tidak mampu menampung debit air saat hujan deras, dan membuat banjir pada jalan Jembatan Cikuda,” terangnya.
” Jika anggarannya memang sudah ada untuk keduanya, maka kerjakan sesuai dengan aturan dan dahulukan pembuatan drainase agar tidak terjadi banjir lagi, ” pintanya.
Ia juga menghimbau kepada masyarakat untuk bijak dalam membuang sampah, karena jika itu dibiarkan drainase sebesar apapun tidak bisa menampung sampah yang dibuang oleh masyarakat, dampaknya adalah banjir.
” Begitupun kepada UPT, harus rajin membersihkan saluran, bagaimana pun pasti ada saja warga yang membuang sampah lalu masuk ke saluran air sehingga menyumbat air, dan saya minta dipercepat karna pekerjaan ini tidak mengikuti lelang, ” katanya.
Sementara, Kepala UPT Jalan dan Jembatan wilayah 9, Supriyatna mengatakan, Pengecekan saluran untuk pengalihan air buangan terpenuhi, serta pengaspalan jalan di daerah jembatan Cikuda – Cileungsi usulan 2024 ini sudah dianggarkan di anggaran perubahan.
” Perbaikan saluran air ini akan direalisasikan pada bulan Oktober nanti, soalnya perubahan itu hanya 45 hari itu sudah diajukan,” jelasnya.
” Dan jika nanti sudah dikerjakan, seperti yang dibicarakan pak dewan kita akan buat drainase terlebih dahulu, baru pengaspalan, ” tutupnya.
*RR/Ns









