AKTUALITA.CO.ID _ Maraknya peredaran obat golongan “G” di wilayah Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor. Membuat, Pemerintah Desa Tlajung Udik lakukan sosialisasi tentang penyalahgunaan narkoba dalam bentuk Gebyar Festival Desa Bersih dari Narkoba ( Desa Bersinar ). Senin (26/8/24).
Terlihat, Gebyar festival Desa Bersinar yang dilaksanakan di Gedung Olahraga Mini (GOM) Desa Tlajung Udik dipenuhi oleh ratusan muda-mudi untuk mendengarkan paparan dari Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bogor.
Turut hadir dalam Festival Desa Bersinar tersebut, Camat Gunung Putri, Kepala Desa Tlajung Udik, Danramil Gunung Putri, Kapolsek Gunung putri, serta Organisasi Masyarakat.
Camat Gunung Putri, Kurnia Indra mengatakan, acara ini inisiasi dari Desa Tlajung Udik tentang sosialisasi penyalahgunaan Narkoba dan peringatan Puncak HUT RI ke 79.
“ Saya mengapresiasi kepada pemerintah desa beserta jajaran, ini adalah yang pertama kalinya diadakan di Desa Tlajung Udik. Ini bagus karena hari kemerdekaan di isi dengan acara seperti ini,” ungkap pria yang akrab disapa Eeng tersebut kepada Aktualita.co.id.
“ Kita sama juga perang melawan kebodohan, maka sangat penting diadakan sosialisasi dan literasi kepada masyarakat,” cetusnya
Sementara, Kepala Desa Tlajung Udik, Yusuf Ibrahim berharap, agar acara ini menjadi acara rutin tahunan. Mengingat, di wilayah Tlajung Udik sedang marak penyalahgunaan Narkoba.
” Semoga dengan menggandeng pemuda dalam kegiatan ini, bisa sedikit mengurangi kasus penyalahgunaan narkoba khususnya di Wilayah Tlajung Udik ini,” imbuhnya.
Sementara, Ketua Pelaksana Kegiatan Hendra mengajak pemuda-dan pemudi untuk menjauhi narkoba. Laporkan jika ada sanak-saudara kita yang terjerat narkoba, bukan untuk dipolisikan tapi kita coba bina dan lakukan rehabilitasi.
“ Kegiatan ini bertujuan untuk memutus mata rantai peredaran narkoba. Tlajung Udik rawan narkoba, jika tidak kita cegah dari sekarang, mau kapan lagi,” cetusnya.
“ Semoga para pengguna maupun pengedar narkoba yang ada di wilayah Gunung Putri dengan adanya penyuluhan tentang bahaya narkoba bisa terketuk hatinya untuk tidak memakai maupun mengedarkannya lagi,” tutupnya.
**pandu









