Aktualita.co.id – Insiden tragis terjadi di perairan Sungai Barito, tepatnya di Desa Luwe, Kabupaten Murung Raya. Sebuah kapal tongkang bermuatan batu bara menabrak sebuah perahu ojek yang tengah mengangkut penumpang, menyebabkan perahu tenggelam dan sejumlah orang terjun ke sungai untuk menyelamatkan diri.
Peristiwa ini terekam kamera warga dan viral di media sosial. Dalam video yang beredar luas, tampak detik-detik kapal tongkang bertuliskan Jambrata mendekati perahu ojek yang dipenuhi penumpang, sebelum akhirnya menabraknya hingga perahu tersebut karam. Terdengar pula suara panik warga yang menyaksikan langsung kejadian itu.
“Astagfirullah…” terdengar suara seorang warga dalam rekaman video yang dilihat aktualita.co.id, Rabu (09/07/25).
Dari informasi yang dihimpun, Menurut data sementara dari BPBD Murung Raya, terdapat 40 orang penumpang dalam perahu naas tersebut. Hingga saat ini, tiga orang dinyatakan hilang dan masih dalam pencarian.
Berikut identitas tiga penumpang yang belum ditemukan:
- Suriansah (asal Tuhup)
- Rustam (asal Makunjung)
- Teman Rustam (belum teridentifikasi, juga dari Makunjung)
Ketua Pusdalops BPBD Murung Raya Anang Gumelar membenarkan kejadian tersebut namun mengatakan bahwa pihaknya belum bisa menyampaikan kronologi pasti kecelakaan tersebut.
“Belum ada info pasti kronologi kejadian, ujarnya , Rabu (09/07/25).
Diketahui, seluruh penumpang adalah warga Murung Raya yang sedang dalam perjalanan menuju Puruk Cahu menggunakan taksi perahu atau taksi motor sarana transportasi air yang lazim digunakan masyarakat Kalimantan, mengingat masih dominannya jalur sungai sebagai penghubung antardaerah.
BPBD Murung Raya dibantu oleh tim dari BPBD Barito Utara kini tengah melakukan penyisiran dan evakuasi di lokasi kejadian. Kondisi arus sungai yang deras menjadi salah satu tantangan dalam proses pencarian.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi mengenai kemungkinan korban jiwa. Pihak berwenang masih terus berkoordinasi untuk memastikan keselamatan seluruh penumpang serta penyebab pasti dari insiden ini.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan transportasi sungai di Kalimantan, serta perlunya pengawasan ketat terhadap kapal-kapal besar yang melintasi jalur transportasi warga.
(Rz4)









