AKTUALITA.CO.ID – Panitia Pencalonan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Cileungsi Kidul, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, menggelar musyawarah penetapan calon anggota BPD periode 2027–2035 yang berlangsung di Tegal Kemiri, Perumahan Duta Mekar Asri, Desa Cileungsi Kidul, Sabtu (29/8/2026).
Ketua Panitia Pencalonan BPD Desa Cileungsi Kidul, Periansyah, mengatakan sebanyak 23 orang calon telah terjaring dalam proses pencalonan.
“Untuk calon yang sudah terjaring ada 23 orang. Pengumuman calon akan dilakukan pada 31 Agustus 2026, sedangkan pemilihan serentak dijadwalkan 10 Oktober 2026,” ujar Periansyah.
Ia menjelaskan, panitia juga memastikan proses pencalonan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Salah satunya terkait larangan keterlibatan calon anggota BPD dalam partai politik.
Menurutnya, apabila terdapat calon yang namanya masih tercatat dalam Sistem Informasi Partai Politik (Sipol), panitia memberikan waktu hingga dua minggu untuk melakukan penghapusan atau pembaruan status tersebut.
Dalam proses verifikasi, terdapat satu calon yang dinyatakan gugur. Calon tersebut tidak dapat dihubungi oleh panitia maupun Kepala Dusun (Kadus) selama beberapa hari dan tidak menunjukkan iktikad baik untuk bertemu dengan panitia.
“Yang bersangkutan sudah beberapa hari tidak bisa dihubungi, baik oleh panitia maupun Kadus. Karena tidak ada iktikad untuk bertemu, akhirnya dinyatakan gugur,” jelasnya.
Periansyah juga mengungkapkan bahwa kepanitiaan menghadapi kendala dalam hal anggaran. Hingga saat ini, panitia tidak memiliki anggaran operasional khusus untuk menunjang seluruh kegiatan pencalonan dan pemilihan.
Untuk menyiasati kondisi tersebut, panitia tingkat desa lebih berperan sebagai penerima hasil dan pemantau pelaksanaan di masing-masing wilayah. Sementara mekanisme pelaksanaan di lapangan diserahkan melalui musyawarah Kepala Dusun di wilayah masing-masing.
“Panitia pusat menerima hasil dan melakukan pemantauan. Untuk pelaksanaannya diserahkan melalui musyawarah di masing-masing wilayah,” katanya.
Selain itu, panitia pusat menggelar rapat evaluasi secara rutin setiap dua minggu. Evaluasi tersebut dilakukan untuk memantau perkembangan tahapan pencalonan serta memastikan persiapan pemilihan berjalan sesuai jadwal.
Sementara itu, Kepala Desa Cileungsi Kidul, Rudi Sukarya, berharap seluruh tahapan pemilihan anggota BPD periode 2027–2035 dapat berjalan dengan sukses, aman, dan tanpa ekses.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga independensi panitia selama proses pencalonan hingga pemilihan berlangsung.
Rudi berharap tidak ada pihak yang melakukan intervensi terhadap panitia, sehingga seluruh proses dapat berjalan secara transparan dan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.
“Harapan kami pemilihan anggota BPD ini berjalan sukses tanpa ekses dan tidak ada intervensi apa pun kepada panitia terkait pencalonan,” ungkapnya.
(Deni Supriadi)
AKTUALITA.CO.ID – PT Solusi Bangun Indonesia Tbk Pabrik Narogong, anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), kembali menyalurkan "Beasiswa SBI Peduli Pendidikan" (BISA PISAN) kepada 500 siswa...
Read moreDetails









