AKTUALITA.CO.ID _ Adanya indikasi dugaan jual beli jabatan tingkat kepala sekolah di DKI Jakarta sedikit demi sedikit mulai terkuak. Hal itu disampaikan oleh YS Kepala Sekolah SDN 01 Pondok Kopi. Kamis (10/10/24) lalu.
YS mengakui hal itu pernah dilakukannya saat menjabat di SDN Pondok Kopi 04. Menurutnya, Ia membantu salahsatu rekannya berinisial DWT. ” Benar, Saya waktu itu hanya menjembatani saja, bukan terlibat langsung. Yang bersangkutan DWT yang meminta saya untuk kenaikan pangkat tersebut dari golongan 4A ke 4B. Saya juga sudah berusaha mengajak yang bersangkutan ketemu langsung sama yang ngurus, tapi dia gak pernah mau ketemu dan yang ngurus itu Dosen UNJ bernama Andi dan sekarang sudah almarhum, dengan nominal 10juta. Sebagai buktinya tanda terima sudah saya berikan ke DWT. Terkait duit yang saya terima, langsung saya berikan ke Pak Andi tersebut kok,” papar YS kepada Aktualita.co.id.
Menurutnya, Ia mau membantu karena DWT adalah kawan seperjuangnya. Saat itu, kata dia, memang masih bisa dilakukan lewat jalur belakang tapi saat ini sudah tidak bisa.Untuk uang yang sudah disetorkan juga sudah dikembalikan. “ Walau masih sisa 3jt lagi. Itupun Saya kembalikan karena sampai pensiun Pak DWT gak jadi naik golongan,” ungkapnya.
Terpisah, DWT yang saat itu ditawarkan untuk naik golongan mengatakan, peristiwa itu terjadi masih bertugas di SDN Pondok Kopi 04. Menurutnya saat itu YS nawarin dirinya agar bisa naik golongan lewat jalur belakang.
“ Saat itu saya diminta 10juta, YS mengaku punya kenalan orang BKD. Bahkan isteri saya juga ditawarin, cuman karena gak ada duit makanya saya aja yang maju. Namun, sampai saya pensiun tak kunjung terwujud kenaikan pangkat tersebut, makanya saya minta pengembalian uang saya yang 10 juta. Tapi baru dikembalikan 7 juta itupun membutuhkan proses yang alot,”beber DWT.
“ Karena saya sudah pensiun, saya minta uang saya bisa kembali full,” harapnya
(Paruhum)









