AKTUALITA.CO.ID – Acara pelepasan puluhan siswa-siswi Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Bogor tahun ajaran 2022-2023 digelar, Senin (19/06). Acara yang dikemas haru dan khidmat itu terselip pesan moral akan pentingnya ilmu yang bermanfaat bagi anak didik.
Tak dipungkiri perkembangan ilmu dan teknologi yang begitu pesat, namun tanpa ada landasan moral atau akhlak tentu akan jadi petaka. Hal inilah yang menjadi konsen MIN 1 Bogor memberikan dasar pendidikan bagi anak-anak didiknya di sekolah yang berada di Desa Sadeng, Leuwisadeng, Kabupaten Bogor itu.
“Harapan kami anak-anak mendapatkan ilmu yang bermanfaat bagi kehidupannya,” kata Kepala Sekolah MIN 1 Bogor Samsuri.
Pihaknya kata dia sudah menumpahkan kemampuan menyampaikan amanah keilmuan kepada anak-anak didiknya.
Adapun acara pelepasan tersebut merupakan agenda rutin sekolah yang dilaksanakan setiap setahun sekali, selain sebagai ajang silaturahmi antarsiswa dengan warga sekolah, juga sebagai prosesi melepas pelajar yang telah menyelesaikan masa belajarnya selama enam tahun di jenjang sekolah dasar.
Samsuri menjelaskan, pelepasan tahun ini adalah berbarengan dengan kehadiran dirinya menjabat di MIN 1 Bogor dengan perjalanannya mengalami masa begitu sulit pada situasi pandemic karena selama dua tahun total belajar online.
“Kehadiran saya di MIN 1 Bogor ini pada tahun 2017 sehingga saat ini saya menyerahkan kembali kepada orangtuanya, tanggung jawab dan kewajiban untuk mendidik di lembaga ini sebanyak 62 orang pelajar MIN 1 Bogor tahun pelajaran 2022-2023 yang masuk pada 2017-2018,” jelasnya.
“Hari ini adalah berawal untuk melangkah selanjutnya. Saya mengembalikan tanggung jawab saya kepada kedua orang tua,” bebernya.
Dia menerangkan, lulusan tahun ini berjumlah 62 siswa dan sudah diterima 18 orang di MTsN 2 Bogor Sebanyak 48 persen ke sekolah umum dan 52 persen memasuki lembaga pendidikan yang menyatu dengan pondok pesantren.
“Jadi animo anak ini cukup tinggi ke pondok pesantren. Mudahan-mudahan harapan dan tujuan orang tua bisa melanjutkan anak anaknya ke Lembaga lebih tinggi mendapatkan rizki yang mudah dan cita citanya dikabul, niat yang baik dari kedua orangtuanya mendapatkan keridhoan dari Allah,” ungkapnya.
Sementara, dalam sambutannya Kasubag TU Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Bogor Dr.K.H.Romdon, mengapresiasi tenaga pendidik yang sudah mendidik anak-anak murid sampai mereka lepas di sekolah tersebut.
“Saya mengucapkan apresiasi dan berterima kasih kepada guru-guru yang telah menumpahkan tenaga dan pikirannya untuk didik anak-anak siswa-siswi MIN 1 Bogor dengan sabar, ikhlas dan tabah. Karena ternyata mendidik anak-anak itu tidak mudah,” katanya.
“Guru-guru MIN ini punya kesabaran dan ketabahan yang lebih, maka pada kesempatan ini saya mengapresiasi penghargaan semoga para guru-guru ini oleh Allah diberikan amal yang baik,” tambahnya.
Dia berharap, pelajar yang sudah lepas di MIN dapat terus meneruskan ke pendidikan yang lebih tinggi.
“Jadi jangan terhenti di MIN ini saja karena ini baru pendidikan dasar, dan enam tahun di MIN ini anak-anak pastinya sudah banyak merasakan suka dan duka. saya berterima kasih terhadap anak anak yang sudah menyelesaikan pendidikan di MIN ini. Semoga selama enam tahun mengemban pendidikan di sekolah MIN ini ilmu dapat bermanfaat,” pungkasnya.
Sementara acara tersebut turut dihadiri Kasubag TU Kemenag Kabupaten Bogor Dr.K.H.Romdon, S.Ag.M.H., Kepala KUA Kecamatan Leuwisadeng Syaeful Anwar,S.Pd.I., Kepala Desa Sadeng Yanwar Lesmana dan Komite MIN 1 Bogor Ace Gozali.
** Andres









