AKTUALITA.CO.ID – PT. Tirta Investama (Aqua) diberi tenggat waktu hingga akhir Februari oleh DPRD Kabupaten Bogor untuk menyelesaikan proses perizinannya. Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Bogor, Ahmad Yaudin Sogir, Selasa (18/02/25).
“Untuk pabrik Aqua sendiri memang perlu dirapatkan kembali. Arahan kami sebelumnya adalah agar segera menyelesaikan kekurangan dalam perizinannya, terutama terkait Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB),” kata Ahmad Yaudin Sogir.

Ia menegaskan bahwa DPRD Kabupaten Bogor akan terus memantau perkembangan proses perizinan perusahaan tersebut hingga akhir bulan Februari. Jika tidak ada kemajuan yang sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah, pihaknya akan mengambil tindakan lebih lanjut.
“Sampai akhir bulan ini (Februari), kita tunggu progresnya dan kendala apa yang dihadapi. Jika hingga batas waktu yang ditentukan tidak ada perkembangan atau tidak memenuhi ketentuan yang ditetapkan pemerintah, kami akan mengevaluasi kembali dan memberikan peringatan kepada perusahaan,” tegasnya.
“Kalo belum juga ada perkembangan, DPRD Kabupaten Bogor akan memanggil kembali pihak perusahaan untuk meminta penjelasan lebih lanjut terkait perizinannya,” jelasnya.
Sebelumnya, Komisi I DPRD Kabupaten Bogor melakukan inspeksi mendadak (sidak) di PT Tirta Investama. Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor Ahmad Yaudin Sogir menjelaskan, bahwa sidak ini dilakukan untuk memastikan perusahaan memenuhi ketentuan yang berlaku.
“Dari hasil sidak, kami menemukan adanya kesalahpahaman pada dokumen tapak siteplant. Meskipun siteplant sudah disahkan, ternyata masih ada masalah pada dokumen PBT (Peta Bidang Tanah) yang tidak mencantumkan akses jalan dan saluran air,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Cicadas Dian Hermawan mengatakan hasil kunjungan bersama Komisi I DPRD Kabupaten Bogor ke lokasi terdampak banjir di wilayah jalan pancasila 4,dan adanya saluran air yang disalahgunakan.
“PT Tirta membangun saluran air diatas saluran air milik desa tanpa izin yang jelas. Hal ini menjadi salah satu penyebab banjir di wilayah Pancasila 4,” pungkasnya.
(reza)









