AKTUALITA.CO.ID – Dalam upaya mendorong terciptanya usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di masyarakat desa binaan PT. Indocement Tbk, program CSR kembali mengadakan pelatihan budidaya atau ternak jangkrik yang dilaksanakan oleh Pusat Penelitian, Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat (P4M) PT. Indocement.Tbk.

Bertempat di rumah salah satu warga RT.01/02 dusun 01 desa Bantarjati, kecamatan Klapanunggal, kabupaten Bogor, hadir diacara kepala desa Bantarjati Danu Sunandar (mewakili), Kepala Dusun 01 Mamansyah, CSR PT. Indocement.Tbk Yadi Rosadi, Tim P4M PT. Indocement.Tbk, Ketua RW 02 Ichan, Ketua RT 01. Apud Mahpudin dan para peserta pelatihan pada Kamis (8/5/25).
Dikatakan Hilman, H Manager P4M bahwa PT. Indocement Tbk, telah mengadakan pelatihan budidaya atau ternak jangkrik dan bekerja sama dengan kelompok tani Desa Bantarjati.
“Pada pelatihan, para peserta yang berasal dari desa binaan PT. Indocement mendapatkan pelatihan teori dan praktik budidaya jangkrik mulai dari persiapan jodag, penyiapan telur, pemeliharaan jangkrik hingga teknik panen.” ungkapnya.
Masih kata Hilman, setelah pelatihan selesai kedepan para peserta kemudian mengikuti program inkubator ternak jangkrik selama 35 hari hingga siap panen. Dan, hasil panen serta sarana budidaya langsung diberikan kepada peserta sebagai modal awal untuk memulai usaha jangkrik.
Pada kesempatan itu, Yadi Rosadi (CSR) menyampaikan, bahwa usaha budidaya Jangkrik merupakan salah satu usaha mikro yang memiliki beragam keunggulan yaitu, peluang pasar yang terbuka lebar, modal yang terjangkau, memiliki masa panen cepat (satu bulan), pengembalian modal cepat dan tidak menimbulkan bau.
Bahkan, hasil panen dari budidaya jangkrik tersebut, bisa dijual langsung kepada pengusaha yang ada di desa Bantarjati sebagai pengepul yang sudah disepakati. Jadi yang berternak tidak repot untuk menjualnya karena sudah ada yang menerima.
“Hebatnya, jangkrik muda memiliki potensi pasar yang bagus, terutama sebagai bahan makanan pokok burung kicau seperti Muray batu, Kacer, Cucak Hijau dan bahkan bisa juga dibikin balado.” jelas
Masih ditempat yang sama, Narto salah satu warga yang ikut pelatihan, dirinya sangat berterimakasih keoada tim P4M yang sudah membekali ilmu pelatihan terkait budidaya jangkrik kepada masyarakat.
“Ini sangat bagus dan bermanfaat bagi kita semua jika program budidaya jangkrik sudah dijalankan dan manfaat dan hasilnya bisa langsung dirasakan bagi kita yang membudidayakan ternak jangkrik ini.”pungkasnya.
(Andi.F)









