AKTUALITA.CO.ID – Insiden Pembuhan di Cisarua Bogor dipicu oleh perselisihan panjang antara dua wanita yang saling mengenal dalam lingkungan sekolah, terkait uang tabungan milik korban yang dikelola oleh pelaku selama dua tahun terakhir.
Pelaku berinisial NAF, seorang ibu rumah tangga yang juga bekerja di salah satu sekolah di Cisarua, selama ini dipercaya para orang tua murid untuk menerima dan mengelola simpanan siswa. Korban, seorang pedagang jajanan yang sehari-hari berjualan di sekitar sekolah, turut menitipkan dana tabungan kepada pelaku dengan nilai mencapai belasan juta rupiah. Uang tersebut rencananya akan digunakan untuk keperluan pribadi korban.
“Tekanan ekonomi membuat pelaku menggunakan uang tersebut untuk kebutuhan sehari-hari tanpa sepengetahuan korban. Situasi ini menjadi pemicu masalah yang menumpuk dan pada akhirnya meledak saat korban menagih dana tersebut.“ Ungkap Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Anggi Eko Prasetio.
Pelaku mendatangi rumah korban sekitar pukul 11.00 siang untuk membahas permintaan pencairan tabungan. Pertemuan yang awalnya ditujukan untuk mencari penyelesaian justru memanas hingga terjadi pertengkaran.
Ketidaksanggupan pelaku memenuhi tuntutan pengembalian uang diduga menjadi penyebab utama pelaku bertindak nekat hingga menimbulkan kematian.
Dalam proses penyidikan, polisi juga menemukan bahwa pelaku tidak hanya menggunakan simpanan milik korban, tetapi juga dana dari orang tua murid lainnya. Hingga kini setidaknya empat saksi telah dimintai keterangan, dan aparat masih terus mendalami kasus guna memastikan seluruh rangkaian kejadian serta kemungkinan pihak lain yang terdampak.
Sheila









