AKTUALITA.CO.ID – Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah I Jawa Barat resmi mengajukan permohonan Bantuan Tidak Terduga (BTT) kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Dana darurat ini dialokasikan untuk rehabilitasi total ruang kelas SMAN 2 Gunung Putri yang mengalami musibah atap ambruk pada Jumat dini hari lalu.
Kepala KCD Pendidikan Wilayah I Jawa Barat, Cucu Salman, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat melalui rapat evaluasi daring untuk menentukan langkah penanganan tercepat.
“Kami sudah melakukan rapat Zoom dengan Disdik Jawa Barat. Arahan dari pusat adalah memastikan pengamanan proses pembelajaran dan segera menempuh langkah administrasi terkait kronologis kejadian,” ujar Cucu Salman, Sabtu (24/1/2026).
Cucu menekankan bahwa pengajuan BTT ini tidak hanya menyasar tiga ruang kelas yang terdampak langsung. KCD juga mengusulkan rehabilitasi dan pemeriksaan menyeluruh pada ruangan lain yang dibangun pada periode yang sama (tahun 2015-2016).
“Kami sudah mengirimkan laporan permohonan BTT. Ini juga mencakup ruangan lain yang dibangun di periode yang sama karena dikhawatirkan memiliki potensi risiko serupa di masa mendatang,” jelasnya.
Saat ini, pihak sekolah bersama jajaran KCD telah merampungkan proposal permohonan bantuan yang dilengkapi dengan nota dinas resmi. Berkas tersebut telah disampaikan ke Disdik Jawa Barat untuk kemudian diteruskan kepada Gubernur Jawa Barat agar dana tanggap darurat dapat segera diturunkan.
“Proposal dari kepala sekolah sudah kami buatkan pengantarnya. Kami berharap bantuan tanggap darurat ini bisa segera terealisasi agar siswa dapat kembali belajar dengan aman di ruang kelas yang layak,” tutup Cucu.
Hingga bantuan tersebut cair, pihak sekolah tetap memberlakukan skema pembelajaran darurat dan memastikan area gedung yang rawan telah dikosongkan sepenuhnya dari aktivitas siswa.
(Pandu)









