AKTUALITA.CO.ID – Dua bakal calon Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bogor periode 2026–2031 mengambil formulir pendaftaran di Kantor Kadin Kabupaten Bogor, Senin (10/8/2026).
Kedua bakal calon tersebut yakni Hilal Firmansyah dan Ridwan Rusliadi. Pengambilan formulir ini menjadi bagian dari tahapan proses pemilihan Ketua Kadin Kabupaten Bogor untuk periode lima tahun ke depan.
Ketua Organizing Committee (OC) Pendaftaran Bakal Calon Ketua Kadin Kabupaten Bogor Hasan Haikal Tholib mengatakan, hingga Senin (10/08/26) terdapat dua peserta yang telah mengambil formulir pendaftaran.
“Hari ini ada dua bakal calon untuk Ketua Kadin Kabupaten Bogor, yaitu Pak Hilal Firmansyah dan yang kedua Pak Ridwan Rusliadi,” ujar Habib sapaan akrabnya kepada Aktualita.co.id, di Kantor Kadin Kabupaten Bogor. Senin (10/8/2026).
Ia menjelaskan, proses pendaftaran bakal calon Ketua Kadin Kabupaten Bogor telah dibuka sejak 31 Juli 2026 dan dijadwalkan ditutup pada 11 Agustus 2026.
Setelah mengambil formulir, kata Habib, para bakal calon diberikan kesempatan untuk melengkapi dan mengembalikan berkas pendaftaran sesuai tahapan yang telah ditentukan panitia. Pengembalian formulir dan berkas pendaftaran akan diterima hingga sekitar 20–21 Agustus 2026.
Terkait persyaratan administrasi, Hasan menegaskan pihaknya akan terlebih dahulu menerima berkas yang diserahkan para bakal calon. Selanjutnya, panitia akan melakukan proses verifikasi untuk memastikan seluruh persyaratan telah terpenuhi.
“Untuk persyaratan, kami menerima dulu semua. Nanti kalau ada kekurangan, kami akan verifikasi dan kami akan beritahukan kepada masing masing calon,” katanya.
Ia juga meminta para bakal calon yang telah mengambil formulir agar segera mengembalikan berkas pendaftaran. Menurutnya, langkah tersebut diperlukan agar apabila terdapat kekurangan dokumen, panitia masih memiliki waktu untuk menginformasikannya kepada peserta.
“Oleh karena itu, harapan kami kepada semua calon Ketua Kadin Kabupaten Bogor agar secepatnya mengembalikan formulir yang sudah diambil. Apabila ada kekurangan, maka kami akan informasikan supaya tidak ada kesannya mempersulit. Kita akan terbuka dan transparan,” tegasnya.
Mengenai jumlah bakal calon yang akan mengikuti proses pemilihan, Hasan mengatakan sejauh ini baru dua peserta yang secara resmi mengambil formulir. Namun, sejumlah nama lain mulai disebut-sebut berpotensi ikut dalam kontestasi tersebut.
“Yang saat ini kami ketahui mungkin ada beberapa, tapi tentunya kami tidak ingin mendahului. Yang sekarang ramai di media, di kawan-kawan, tentunya ada beberapa dan juga yang sudah santer ada tiga, Pak Hilal, Pak Ridwan, dan Pak Sulhaji. Namun tidak menutup kemungkinan ada calon-calon lain untuk mendaftar,” jelas Hasan.
Sementara itu, terkait jumlah pemilih dalam pemilihan Ketua Kadin Kabupaten Bogor periode 2026–2031, panitia memperkirakan terdapat sekitar 400 peserta yang berpotensi menggunakan hak pilih.
Namun, jumlah tersebut masih akan diverifikasi berdasarkan Kartu Tanda Anggota (KTA) serta ketentuan mengenai kelayakan peserta untuk menggunakan hak suara.
“Dalam pemilihan calon ketua nanti, pemilih ini kami membuka untuk peserta sekitar 400 orang. Namun kami melihat nanti dari KTA mereka dan apakah mereka berhak memilih atau tidak. Jadi kalau memang memenuhi syarat, kami buka sekitar 400 pemilih,” pungkasnya. (Retza)









