Aktuals
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktualita
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktuals
No Result
View All Result
Home Pemerintahan

Gematani Demo di DPRD Kabupaten Bogor, Soroti Dugaan Mark Up dan Fee 20 Persen Pengadaan Pupuk Hayati

Arsyit Syarifudin by Arsyit Syarifudin
August 24, 2026
in Pemerintahan
0
Gematani Demo di DPRD Kabupaten Bogor, Soroti Dugaan Mark Up dan Fee 20 Persen Pengadaan Pupuk Hayati

Anggota DPRD Kabupaten Bogor saat menemui peserta aksi demontrasi dari Gematani Kabuaten Bogor. Foto: Retza

74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

AKTUALITA.CO.ID – Gerakan Mahasiswa Pertanian Indonesia (Gematani) Kabupaten Bogor menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Kabupaten Bogor. Senin (24/8/26). Aksi tersebut menyoroti dugaan mark up dan intervensi Anggota DPRD Kabupaten Bogor dalam pengadaan (pokir) pupuk hayati.

Koordinator aksi Ilham Nastiar mengatakan, salah satu persoalan yang menjadi tuntutan saat ini adalah pengadaan kultivator dan pupuk hayati/cair, yang disebut berasal dari pokok-pokok pikiran (pokir) anggota DPRD Kabupaten Bogor dan pelaksanaannya dilakukan oleh Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (Distanhorbun).

“Kita menduga adanya penyelewengan terkait mark up harga, pengondisian vendor oleh dinas ataupun pihak-pihak DPRD. Ada informasi bahwa DPRD menerima fee 20 persen dalam pokir ini, khususnya dalam program pengadaan kultivator dan pupuk cair,” ujar Ilham.

Berita lainnya

IPW Kritik KPK, Soroti Lambannya Pengungkapan Dugaan Korupsi Upah Pungut Bogor

Bukan Berkaca Soal Minimnya Pengawasan Dari Komisi 2, Pio Malah Suru Dishub Study Banding

‎Hadir di Tengah Warga Kencana, Jenal Mutaqin Minta Masukan Pembangunan Lingkungan

Ilham menegaskan, dugaan tersebut menjadi alasan pihaknya meminta Kejaksaan untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh terhadap proses pengadaan tersebut.

“Tuntutan kita yang pertama adalah menuntut Kejaksaan untuk mengusut tuntas terkait kasus-kasus ini, khususnya kasus pengadaan kultivator dan pupuk-pupuk cair oleh Distanhorbun Kabupaten Bogor,” katanya.

Ia menambahkan, Gematani akan terus mengawal persoalan tersebut karena menyangkut kepentingan masyarakat, khususnya para petani.

“Jangan sampai hak-hak masyarakat diperkosa oleh kepentingan anggota-anggota DPRD yang ingin kepentingan sendiri dan keuntungan pribadi,” tegasnya.

Ilham juga mengklaim pihaknya telah melakukan penelusuran dan mendapatkan informasi mengenai dugaan keterlibatan oknum anggota DPRD dalam persoalan tersebut.

“Sudah. Kita sebetulnya sudah menginvestigasi terhadap masyarakat. Hanya karena kita tidak bisa mengatakan inisial dan orang tertentu, tetapi memang ada indikasi daripada oknum-oknum anggota DPRD,” ungkapnya.

Ia menyebut dugaan tersebut berkaitan dengan anggaran tahun 2026. Namun, menurut Ilham, pertemuan dengan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor belum memberikan solusi yang diharapkan pihaknya.

“Yang disampaikan mereka hanya penyampaian secara mekanisme mereka, bukan solusi untuk mendapatkan penyelesaian bagi masyarakat yang telah kita investigasi,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PKS KH Agus Salim mengatakan, DPRD memiliki fungsi menerima dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Namun, pelaksanaan teknis pengadaan berada pada pihak eksekutif.

“Kalau mencari solusi di dewan enggak pas juga. Tugas kami menerima aspirasi. Setelah menerima aspirasi, memperjuangkan aspirasi,” kata Agus Salim.

Menurutnya, apabila terdapat dugaan penyimpangan dalam proses pengadaan, pemeriksaan seharusnya dilakukan terhadap pihak yang melaksanakan proses pengadaan tersebut.

“Setelah itu eksekusinya di mana? Di sana kan (Dinas). Kalau ada dugaan apa-apa, ceklah di sana. Pengadaan bukan di kami,” jelasnya.

Terkait dugaan mark up harga maupun pengondisian vendor, ia mengatakan pihak DPRD tidak mengetahui secara langsung proses teknis pengadaan, termasuk mekanisme harga dan penggunaan e-katalog maupun tender.

“Kalau memang yang namanya dugaan, ya itu namanya juga dugaan. Tetapi terkait aspirasi mereka sebagai evaluasi, sebagai rambu-rambu, kami sangat-sangat mengapresiasi,” katanya.

Menanggapi tudingan adanya fee 20 persen yang disebut diterima anggota DPRD, ia mengatakan pihaknya tidak dapat memberikan penilaian terhadap sesuatu yang berada di luar kewenangan DPRD.

“Kalau kami, bagaimana mark up? Yang menentukan bukan kami. Ibaratnya kita tidak punya hak jawab. Yang menentukan kan di sana (Dinas). Jadi kita arahkan ke dinas,”

“Progrqmnya juga tahun berapa, kalo tahun kemarin kan sudah ada pemeriksaan dari Inspektorat dan BPK tidak ada temuan. Kalau tahun ini, nanti Inspektorat melakukan evaluasi. Harganya ketinggian atau tidak, bukan kami,” tutupnya. (Retza)

Tags: distanhorbun bogorDPRD Kabupaten Bogordugaan mark upgemataniKH Agus SalimPokir DPRD
Share30Tweet19Send
Arsyit Syarifudin

Arsyit Syarifudin

Rekomendasi Untuk Anda

IPW Kritik KPK, Soroti Lambannya Pengungkapan Dugaan Korupsi Upah Pungut Bogor

by Arsyit Syarifudin
August 24, 2026
0
IPW Kritik KPK, Soroti Lambannya Pengungkapan Dugaan Korupsi Upah Pungut Bogor

AKTUALITA.CO.ID – Kasus dugaan korupsi yang tengah didalami Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Bogor menjadi perhatian publik. Salah satu sorotan datang dari Ketua Indonesia Police Watch (IPW),...

Read moreDetails

Bukan Berkaca Soal Minimnya Pengawasan Dari Komisi 2, Pio Malah Suru Dishub Study Banding

by Arsyit Syarifudin
August 23, 2026
0
Bukan Berkaca Soal Minimnya Pengawasan Dari Komisi 2, Pio Malah Suru Dishub Study Banding

AKTUALITA.CO.ID – Bukan berkaca soal minimnya pengawasan yang dilakukan oleh Komisi 1 DPRD Kabupaten Bogor terkait kebocoran pendapatan di wilayah Kabupaten Bogor. Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat...

Read moreDetails

‎Hadir di Tengah Warga Kencana, Jenal Mutaqin Minta Masukan Pembangunan Lingkungan

by Arsyit Syarifudin
August 23, 2026
0
‎Hadir di Tengah Warga Kencana, Jenal Mutaqin Minta Masukan Pembangunan Lingkungan

AKTUALITA.CO.ID – Ratusan warga RW 08, Kelurahan Kencana, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, tumpah ruah dalam kemeriahan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Minggu (23/08/26).‎‎Suasana...

Read moreDetails

‎Pasca KPK Silaturahmi ke Pemkab Bogor, Status WA Bertebaran, Tunjukan Kinerja Atau Panic Attack ???

by Arsyit Syarifudin
August 23, 2026
0
‎Pasca KPK Silaturahmi ke Pemkab Bogor, Status WA Bertebaran, Tunjukan Kinerja Atau Panic Attack ???

AKTUALITA.CO.ID _ Bak sedang mengahadapi tsunami, pasca KPK bersilaturahmi hingga akhirnya turut mengamankan uang senilai Rp1,5 miliar dari lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. Kepanikan kalangan tertentu mulai terlihat...

Read moreDetails

‎Wamendagri Dorong Kepala Daerah Ubah Paradigma Pembangunan Berbasis Keadilan Ekologis‎

by Arsyit Syarifudin
August 22, 2026
0
‎Wamendagri Dorong Kepala Daerah Ubah Paradigma Pembangunan Berbasis Keadilan Ekologis‎

AKTUALITA.CO.ID — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto meminta para kepala daerah mengubah cara pandang dalam merancang pembangunan. Menurutnya, pembangunan tidak boleh hanya mengejar pertumbuhan ekonomi,...

Read moreDetails
Next Post
IPW Kritik KPK, Soroti Lambannya Pengungkapan Dugaan Korupsi Upah Pungut Bogor

IPW Kritik KPK, Soroti Lambannya Pengungkapan Dugaan Korupsi Upah Pungut Bogor

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related News

Imbas Kasus Diskriminasi, KPAD Kabupaten Bogor Minta Penindakan Tegas Oknum Guru SDN Pajeleran 01

Imbas Kasus Diskriminasi, KPAD Kabupaten Bogor Minta Penindakan Tegas Oknum Guru SDN Pajeleran 01

December 18, 2025
Suka Minum Kopi di Pagi Hari, Ini 5 Dampak yang akan Dialami

Suka Minum Kopi di Pagi Hari, Ini 5 Dampak yang akan Dialami

October 30, 2024
Bupati Bogor Resmikan Gedung Vinus Empowerment Space : Tonggak Sejarah Baru Bagi Pemberdayaan Anak Muda

Bupati Bogor Resmikan Gedung Vinus Empowerment Space : Tonggak Sejarah Baru Bagi Pemberdayaan Anak Muda

May 31, 2025

Telusuri menurut Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik
Aktualita

aktualita.co.id merupakan portal berita aktual yang tersaji dengan realita seputar pemerintahan, daerah, pendidikan hingga informasi kesehatan untuk memenuhi kebutuhan pembaca masyarakat Indonesia. aktualita.co.id juga telah tergabung dengan Serikat Media siber Indonesia (SMSI) dan wartawannya tergabung dalam organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik

Informasi

Redaksi
Karir
Info Iklan
Term & Conditions
Visi dan Misi
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Kode Etik Jurnalistik

© 2024 aktualita.co.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga

© 2024 aktualita.co.id

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Static Icon
✕
Aktualita.co.id

FREE
VIEW