Aktuals
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktualita
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktuals
No Result
View All Result
Home Hukum dan Kriminal

Perusuh Bitung Ditangkap Polisi, Kini Sudah 9 Orang

sayyev by sayyev
November 28, 2023
in Hukum dan Kriminal
0
Perusuh Bitung Ditangkap Polisi, Kini Sudah 9 Orang

Massa Laskar Manguni melakukan penyerangan dengan membawa senjata tajam.

74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

AKTUALITA.CO.ID – Kerusuhan di Kota Bitung, Sulawesi Utara menjadi perhatian publik dan mendapat kecaman setelah ormas Laskar Manguni yang pro Israel menyerang warga saat aksi damai pro Palestina, Sabtu (25/11). Pada peristiwa ini 1 orang meninggal dunia dan sejumlah orang mengalami luka-luka.

Agar kerusuhan tidak meluas, polisi melakukan penangkapan para perusuh yang diduga dari Laskar Manguni. Ditreskrimum Polda Sulawesi Utara dan Satreskrimum Polres Bitung kembali berhasil menangkap dua tersangka baru dari 7 orang sebelumnya.

Kabid Humas Polda Sulawesi Utara Kombes Pol Iis Kristian, dalam konferensi pers, di Bitung, Senin (27/11) malam, mengatakan akan memperbarui penambahan jumlah tersangka.

Berita lainnya

Polsek Citeureup Ringkus Dua Pengamen, Diduga Mengedarkan Obat Terlarang

Polsek Jonggol Amankan Pengedar Obat Terlarang Berkedok Pedagang Cilok

‎Nyawa Terancam! Ibu Korban Pelecehan di Gunung Putri Minta Perlindungan

“Dari tujuh tersangka sebelumnya yang sudah diamankan, sampai Senin malam ini bertambah lagi dua tersangka yaitu OK dan IG. Tersangka tersebut diduga sebagai pelaku di tempat kejadian perkara (TKP) 1 dengan korban atas nama Anto,” kata Iis Kristian didampingi Dirreskrimum Polda Sulawesi Utara Kombes Pol Gani Siahaan dikutip dari RMOL, Selasa (28/11).

Sehingga, lanjut dia, tersangka yang diamankan hingga Senin malam berjumlah sembilan orang.

“Dari penambahan dua tersangka, sampai Senin malam ini keseluruhan tersangka yang sudah diamankan, yang semula tujuh tersangka, menjadi sembilan tersangka,” katanya.

Dirreskrimum Polda Sulut Kombes Pol Gani Siahaan mengatakan, penambahan dua tersangka ini dilakukan melalui penangkapan di lokasi berbeda.

“Penangkapan pertama yakni tersangka OK, di Kota Tomohon. Untuk tersangka kedua IG ditangkap di Kabupaten Minahasa,” katanya.

Ia menambahkan, kedua tersangka, selain menganiaya korban juga melakukan perusakan mobil ambulans.

“Perlu diketahui juga bahwa dua tersangka ini mereka melakukan penganiayaan termasuk merusak kendaraan ambulans di TKP 1,” kata Gani.

Tidak disebutkan dari kubu mana mereka yang ditangkap. Namun dari kronologi yang disampaikan disebelumnya, perusuh diduga berasal dari Laskar Manguni. Oknum dari Laskar Manguni melakukan aksi perusakan terhadap ambulans. 

Polisi mengimbau kepada para pelaku yang masih belum tertangkap agar menyerahkan diri.

“Kami mengimbau kepada para pelaku yang masih belum tertangkap, kami akan melakukan pengejaran terus sampai semua pelaku di dua TKP ini akan terungkap.Lebih baik menyerahkan diri,” katanya.

Kabid Humas Iis Kristian juga mengimbau masyarakat agar mempercayakan penanganan kejadian kepada aparat keamanan. “Kami mengimbau percayakan penanganan peristiwa di Kota Bitung ini kepada aparat keamanan. Jangan melakukan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” katanya.

Kronologi Kejadian
Adapun dari laporan resmi Kesbangpolda Provinsi Sulut yang diterima wartawan menyampaikan, bentrokan dua kelompok yang terjadi di Kota Bitung pada Sabtu (25/11/2023) tersebut adalah antara Kelompok Masyarakat Muslim dan Masyarakat Adat Makatana-Minahasa.

Kelompok Masyarakat Muslim yang diinisiasi oleh Barisan Solidaritas Muslim (BSM) bersama-sama masyarakat Islam melakukan aksi damai Bela Palestina dan shalat ghaib untuk masyarakat muslim korban peperangan di Gaza-Palestina.

Sementara Masyarakat Adat Makatana-Minahasa bersama-sama Pasukan Laskar Kristen Manguni Makasiou, pada hari dan jam yang sama melakukan Parade Budaya HUT ke-12 ormas tersebut.

Dikatakan dalam laporan tersebut, sebetulnya dua kegiatan masing-masing kelompok itu digelar terpisah di dua lokasi. Lokasi aksi damai Bela Palestina di gelar di Masjid Ribaathul Quluub. Sedangkan Parade Budaya Laskar Manguni Makasiou digelar longmarch dari Kantor Polres Kota Bitung menuju Gedung Kantor DPRD Kota Bitung. Melihat dari peta, titik kumpul akhir dua kegiatan dua kelompok tersebut memang saling berselisihan.

Dari sejumlah dokumentasi di media sosial (medsos) sebagian para peserta budaya mengenakan pakaian adat perang, lengkap dengan senjata tajam parang, samurai, dan kayu.

Para peserta longmarch budaya itu, juga mengenakan seragam hitam dan membawa, serta mengibar-ngibarkan bendera Zionis Israel.

Sementara para peserta shalat ghaib untuk Palestina hanya didominasi para ibu-ibu, perempuan, dan pemuda-pemudi Islam yang tak ada terlihat membawa-bawa senjata tajam. Meskipun memang para peserta aksi damai solidaritas tersebut, turut serta membawa bendera-bendara Indonesia, dan juga Palestina.

Dari laporan itu dikatakan, kerusuhan mulai terjadi sekitar Pukul 16:17 WITA. Disebutkan Laskar Manguni dari Makatana Minahasa yang berkumpul di Taman Kesatuan Bangsa Bitung mendesak aparat keamanan untuk melanjutkan konvoi ke arah pusat kota dengan melintas di kawasan Masjid Ribaathul Quulub. Jarak dua lokasi tersebut mengacu peta, hanya sekitar 450 meter dari Jalan Ir Soekarno.

“Masa dari Masyarakat Adat Makatana Minahasa bersama Pasukan Kristen Manguni Makasiou berusaha memasuki pusat kota menuju posisi kegiatan Barisan Solidaritas Muslim. Namun dihalang-halangi dan disekat oleh aparat keamanan kepolisian,” begitu menurut laporan itu.

Disebutkan, pada pukul 16:54 WITA terjadi pengejaran yang dilakukan oleh kelompok Pasukan Manguni terhadap seseorang peserta Aksi Bela Palestina.

“Pengejaran itu diduga karena adanya peserta yang meneriakkan kalimat takbir (Allahu Akbar). Kemudian ormas adat melakukan pengejaran sampai ke Pasar Kanopi,” begitu menurut laporan tersebut.

Ketika peristiwa itu terjadi, kelompok Laskar Manguni masuk ke pusat kota. “Masa tersebut berpapasan dengan ambulance yang menggunakan atribut bendera bertuliskan tauhid. Kemudian ormas adat tersebut melakukan pengrusakan terhadap kendaraan ambulance tersebut,” begitu menurut laporan itu.

Dalam aksi pengrusakan, dan pembakaran kendaraan tersebut, pun kelompok Laskar Manguni membakar semua atribut-atribut keislaman yang ada di ambulan itu. “Serta diketahui adanya penganiayaan terhadap salah seorang dari peserta shalat ghaib,” begitu menurut laporan tersebut.

Melihat aksi parade budaya yang berujung teror terhadap peserta shalat ghaib itu, masyarakat Islam dari Barisan Solidaritas Muslim (BSM) Kota Bitung dari Kampung Sari Kalapa melakukan aksi balasan dengan melempari peserta adat yang membawa senjata tajam.

“Dan terjadi aksi baku lempar batu dan panah,” begitu menurut laporan tersebut.

Aksi saling lempar batu itu berujung panjang ketika kelompok masyarakat Muslim Kota Bitung, turut membawa senjata tajam untuk membela diri. Sekitar pukul 18:00 WITA aparat kepolisian bersama-sama Tentara Nasional Indonesia (TNI) melakukan pengamanan maksimal agar kedua kelompok tersebut tak melanjutkan pertikaian. Namun dari kerusuhan yang sudah terjadi, menewaskan satu warga. Dan dua warga lainnya mengalami luka-luka akibat senjata tajam.

** yev/rmol

Tags: kerusuhan BitungLaskar Manguni
Share30Tweet19Send
sayyev

sayyev

Rekomendasi Untuk Anda

Polsek Citeureup Ringkus Dua Pengamen, Diduga Mengedarkan Obat Terlarang

by Arsyit Syarifudin
April 17, 2026
0
Polsek Citeureup Ringkus Dua Pengamen, Diduga Mengedarkan Obat Terlarang

AKTUALITA.CO.ID – Jajaran Kepolisian Polsek Citeureup Polres Bogor berhasil mengamankan dua orang yang diduga melakukan peredaran obat-obatan terlarang. Keduanya terdiri dari seorang laki-laki dan seorang perempuan yang diduga...

Read more

Polsek Jonggol Amankan Pengedar Obat Terlarang Berkedok Pedagang Cilok

by Arsyit Syarifudin
April 17, 2026
0
Polsek Jonggol Amankan Pengedar Obat Terlarang Berkedok Pedagang Cilok

AKTUALITA.CO.ID – Anggota Unit Reskrim Polsek Jonggol berhasil mengamankan seorang pelaku penjualan obat-obatan terlarang jenis tramadol dan sejenisnya, pada Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 19.50 WIB. Penangkapan dipimpin langsung...

Read more

‎Nyawa Terancam! Ibu Korban Pelecehan di Gunung Putri Minta Perlindungan

by Arsyit Syarifudin
April 15, 2026
0
‎Nyawa Terancam! Ibu Korban Pelecehan di Gunung Putri Minta Perlindungan

AKTUALITA.CO.ID – Rasa takut luar biasa kini menghantui Yuliana (42) dan anak-anaknya. Usai melaporkan kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan ayah tiri berinisial I (43), Yuliana kini meminta...

Read more

‎Polisi Ringkus Diduga Bandar Obat Terlarang di Bogor, Ribuan Butir Diamankan

by Arsyit Syarifudin
April 15, 2026
0
‎Polisi Ringkus Diduga Bandar Obat Terlarang di Bogor, Ribuan Butir Diamankan

AKTUALITA.CO.ID — Jajaran kepolisian Polsek Babakan Madang, Polres Bogor, berhasil meringkus seorang pria berinisial AM (29) yang diduga sebagai bandar obat-obatan terlarang. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan ribuan...

Read more

Kasus Jual Beli Jabatan: Polres Bentuk Tim Investigasi Gabungan

by Arsyit Syarifudin
April 15, 2026
0
Kasus Jual Beli Jabatan: Polres Bentuk Tim Investigasi Gabungan

AKTUALITA.CO.ID – Penyelidikan kasus dugaan jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor resmi bergulir di ranah kepolisian. Hal ini menyusul diterimanya surat pelimpahan hasil audit investigasi...

Read more
Next Post
Sambangi Warga, Ini Pesan Bhabinkamtibmas Polsek Babakan Madang

Sambangi Warga, Ini Pesan Bhabinkamtibmas Polsek Babakan Madang

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related News

Menteri AHY Pastikan Lahan Relokasi Sudah Clean and Clear

Menteri AHY Pastikan Lahan Relokasi Sudah Clean and Clear

May 6, 2024
Bongkar Praktik Gelap Mafia Tanah di Bandung, Menteri AHY: Kita Berhasil Selamatkan Potensi Kerugian Lebih dari Rp3,6 Triliun

Bongkar Praktik Gelap Mafia Tanah di Bandung, Menteri AHY: Kita Berhasil Selamatkan Potensi Kerugian Lebih dari Rp3,6 Triliun

October 18, 2024
Tidak Lagi Berupa Buku, Kenali Bentuk Sertipikat Elektronik yang Lebih Aman dan Dapat Dilihat Melalui Aplikasi Sentuh Tanahku

Tidak Lagi Berupa Buku, Kenali Bentuk Sertipikat Elektronik yang Lebih Aman dan Dapat Dilihat Melalui Aplikasi Sentuh Tanahku

December 29, 2024

Telusuri menurut Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik
Aktualita

aktualita.co.id merupakan portal berita aktual yang tersaji dengan realita seputar pemerintahan, daerah, pendidikan hingga informasi kesehatan untuk memenuhi kebutuhan pembaca masyarakat Indonesia. aktualita.co.id juga telah tergabung dengan Serikat Media siber Indonesia (SMSI) dan wartawannya tergabung dalam organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik

Informasi

Redaksi
Karir
Info Iklan
Term & Conditions
Visi dan Misi
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Kode Etik Jurnalistik

© 2024 aktualita.co.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga

© 2024 aktualita.co.id

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Static Icon
✕
Aktualita.co.id

FREE
VIEW