Aktualita.co.id – Empat calon Anggota DPD RI untuk Propinsi Jawa Barat yang berpotensi mendapatkan kursi adalah, Alfiansyah Komeng, Aa Ade Kadarisman, Rusdi Hidayat dan Jihan Fahira, pilihan masyarakat Kabupaten Bogor. Itulah hasil survei yang dilakukan oleh Lembaga Studi Visi Nusantara (LS Vinus) yang dirilis Kamis (1/2/24) kemarin.
Yusfitriadi yang merupakan vounder LS Vinus mengatakan, Mata publik mungkin tidak begitu aneh ketika ada nama komeng yang bertengger diurutan teratas dengan tingkat elektabilitas 4,05 persen. Begitu pula dengan Jihan Fahira yang mendapatkan elektabilitas keempat dengan perolehan suara 2,13 persen. Kedua sosok tersebut merupakan artis dan publik figur yang populis di masyarakat Jawa Barat khususnya Kabupaten Bogor.
” Namun ada dua nama yang bukan publik figur berpotensi mendapatkan kursi di DPD RI untuk Propinsi Jawa Barat ini, yaitu AA Ade Kadarisman dan Rusdi Hidayat. Apa yang menjadi kelebihan dua orang tersebut sehingga menjadi pilihan masyarakat Kabupaten Bogor untuk DPD RI Daerah Pemilihan Jawa Barat,” tandas Yusfitriadi.
Pemerhati Politik dan Kebijakan Publik ini menjelaskan, Untuk Aa Ade Kadarisman, tentu saja selain akademisi pada Perguruan Tinggi Negeri ternama di Jawa Barat. Tapi juga sangat diuntungkan dengan nomor urut satu, sehingga ketika pemilih membuka kertas suara langsung tertuju pada nomor urut satu tersebut. Ditengah-tengah kontestasi DPD RI pada pemilu baik 2019 maupun pada pemilu 2024 tidak terlalu mendapatkan atensi lebih dari masyarakat, karena energi dan perhatian masyarakat terkuras dengan pencalonan presiden dan wakil presisen.
” Ditambah juga kampanye dan sosialisasi calon anggota DPD RI tidak semassif calon anggota legislatif. Sehingga masyarakat kebingungan dengan sosok-sosok yang ada pada kertas suara DPD RI. Maka disitulah nomor urut satu diuntungkan,” jelasnya.
Adapun sosok Rusdi Hidayat, sambung Kang Yus, mungkin sangat populis dikalangah aktifis kepemudaan, kemahasiwaan dan kelompok menengah. Karena Rusdi Hidayat merupakan aktifis organisasi kepemudaan bahkan sampai tingkat nasional. Diantaranya organisasi induk kepemudaan KNPI dan Organisasi Kemahasiswaan HMI.
” Sudah barang tentu jaringan dalam dua organusasi tersebut sangat massif di seluruh Indonesia termasuk Kabupaten Bogor. Sehingga potensi keterpilihan Rusdi Hidayat dalam Kontestasi DPD RI pada pemilu 2024 sangat diuntungkan dengan penggunaan simpul dan jaringan kedua organisasi tersebut,” cetusnya.
” Walaupun tentu saja masih ada 8 hari tersisa masa kampanye seluruh peserta pemilu 2024, termasuk Calon DPD RI untuk dimanfaatkan dalam meraih simpati masyarakat. Karena masyarakat Kabupaten Bogor yang belum menentukan pilihan untuk DPD RI masih sangat tinggi, berada di angka 51, 79 persen,” pungkasnya mengakhiri.
** Nay Nur’ain









