Aktuals
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktualita
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktuals
No Result
View All Result
Home Pemerintahan

Bicara Tanpa Data, Tiktoker Dituding Tendensius Jelekkan Nama Kabupaten Tangerang

sayyev by sayyev
June 14, 2023
in Pemerintahan
0
Bicara Tanpa Data, Tiktoker Dituding Tendensius Jelekkan Nama Kabupaten Tangerang
75
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

AKTUALITA.CO.ID – Elemen pemuda Pantura Kabupaten Tangerang membantah tudingan video tiktok dari akun @rakyatgenz yang belakangan viral menuding wilayah di pantura tertindas adanya mega proyek pengembang.

Aktivis mahasiswa Teluknaga Abdul Mukti menegaskan video tiktok yang berjudul Kaum Tertindas Kabupaten Tangerang membahas sengketa lahan Pantai Indah Kapuk 2 hingga pungli dan mafia itu tidak akurat dan tendensius terkesan memframing buruk di wilayah Pantura Kabupaten Tangerang.

“Orang yang berbicara di video platform tiktok diketahui bernama Putra Aji Sutaji ini kayak kurang literasi dan sumber yang disajikan tidak akurat dan juga tendensius, bicara seolah paling benar saja. Secara tidak langsung hanya bikin framing buruk atas kemajuan pembangunan di Pantura Kabupaten Tangerang,” ujar Abdul Mukti kepada wartawan. Rabu, 14 Juni 2023.

Berita lainnya

‎Pemkab dan Polres Bogor Bentuk Tim Khusus Berantas Pungli‎

Kinerja Pemkot Bogor Tunjukkan Tren Positif

Sekwan Bahas Renja 2027 Lebih Awal, Sekda Beri Apresiasi

Pengurus Forum Aksi Mahasiswa Tangerang ini memastikan tuduhan-tudahan yang sampaikan oleh Putra Aji Sutaji melalui platfom media sosial tidak benar adanya.

Mukti katakan, era digitalisasi komunikasi dan informasi memang membuat demokrasi semakin berkembang. Namun, penyampaiannya mesti bersifat data yang kredibel dan bisa dipertanggung jawabkan.

“Bro Putra Aji ini kan kalau dilihat kata-katanya lebih condong opini dia saja yang menampilkan judul berita media massa dan komentar sepihak tidak kroscek secara utuh ke lapangan cuma asal bunyi. Saya duga ni orang bukan orang pantura nih, jadi serampangan bicaranya,” ujarnya.

Dirinya berharap, Tiktokers bernama Putra Aji Sutaji meminta maaf secara terbuka atas penyampaian yang dinilai merugikan masyarakat Pantura Kabupaten Tangerang.

“Bahaya ini, pernyataannya kontradiktif sama realita. Harus segara minta maaf itu orang sudah mencoreng nama baik Kabupaten Tangerang khususnya Pantura,” kata Mukti.

Koordinator Gerakan Mile-Zilenial Tangerang (Gemilang) Irfan Maulana berpendapat tiktokers akun @rakyatgenz asal bunyi mempersoalkan wilayah di Kabupaten Tangerang terkhusus di pantura. Sehingga, kata dia capaian yang didapat hanya viral tapi hoax.

“Numpang tenar dia, asal bunyi bicaranya kalau kritis by data dong terjun langsung validasi kelapangan. Seperti itu kan jadinya cuma numpang viral tapi omongannya hoax, fitnah kepada pemerintah daerah, aparat penegak hukum, warga pantura dan pihak swasta,” ujarnya.

Pemuda berprofesi konsultan hukum asal Mauk ini menilai, penyampaian tiktokers itu di area tebi jurang yang bisa membuat terjatuh.

“Artinya penyampaian opini dia di media sosial berikut data-data judul berita disajikan belum teruji kebenarannya bisa tersandung hukum melanggar UU ITE,” pungkasnya.

Irfan mengungkap dirinya sebagai aktivis mahasiswa kritik atau menyampaikan aspirasi kepada pemerintah didahulukan kajian yang matang.

“Jadi tidak sembarangan, kita kritis kepada pemerintah tapi tabayun kita kroscek dan terjun langsung dahulu ke lapangan. Apalagi ini penyampaian opini melalui video di media sosial sok kritis tapi pakai informasi hoax jadi ikut menebar hoax,” ujarnya.

Sementara, mengutip bicara tiktokers akun @rakyatgenz diketahui bernama Putra Aji Sutaji membahas Kabupaten Tangerang dengan Judul Kaum Tertindas Kabupaten Tangerang.

Dikatakan, Kabupaten Tangerang wilayah termiskin nomor 3 di Provinsi Banten yang berturut turut selalu ada di jajaran kelasemen ketiga keatas.

“Loh ko bisa si padahal kan, Kabupaten Tangerang banyak pabrik di suprot swasta antara lain, Summerecon, BSD dan Citra Raya jelas semua itu berdampak karena banyaknya permainan licik temen-temen. Dari tangan-tangan oknum di wilayah pembangunannya,” ujarnya.

Lanjutnya, Kabupaten Tangerang gak usah heran lah kalau banyaknya tronton truk sampai kasus kecelakaan.

“Sampai banyak yang bilang kalau lewat Kabupaten Tangerang siapin nyawa di dalam kantong , apalagi kalau tengah malam gila co, gelap banget bos.”

“Anehnya Kabupaten Tangerang itu tetangga dari Jakarta. Kok bisa sih seburuk ini fasilitasnya. Kasus banjir jalan rusak sampai jalan berlumpur aja ada di Kabupaten Tangerang, jangan harap dapat penerangan kalau nggak ada rumah warga ataupun orang jualan dipinggir jalan.”

Kasus kemiskinan, kasus penyakit kasus kecelakaan udah nggak main main deh disana, tapi tunggu nih tapi coba kita ulas dari pembahasan Bung Madin di Twitter dimana bilang bahwa di Kabupaten Tangerang banyak polll kasus sengketa lahan buat pembangunan. Kita sebagai masyarakat Banten atau provinsi lain udah paham sih ya maraknya kasus sengketa lahan di Indonesia.

Tapi di provinsi Banten kasus sengketa lahan ini udah kaya makanan sehari hari. Bahkan diwilayah tangerang utara tepatnya di Kosambi, Teluknaga dan Pakuhaji pusatnya oknum mafia tanah, dikutip dari hasil survei Bung Madin warga disana dipaksa harus menjual tanah dengan harga 90ribu per meternya dan permainnya adalah mereka ini bersekongkol dengan para jawara jawaranya, jadi rakyat manut aja karena dapat ancaman hukum dan hal lainnya.

“Banyak warga Kabupaten Tangerang jadi kaum tertindas, perampasan hak dan lemahnya dukungan hukum seakan mereka menjadi domba dituntut untuk mengikuti alur permainannya dari para oknum tangan tangan licik dibalik kalimat pembangunan. Coba aja kalian bisa bayangin miliaran sampai triliyunan rupiah dibalik pembangunan swasta tapi gak sebanding dengan keadaan di Kabupaten Tangerang,” klaimnya.

Kasus ini semakin marak ini pas adanya mega proyek PIK2, ya siapa sih yang nggak tau PIK2 area yang bakal menjadi metropolitan dan punya mega proyek mewah yang pembangunannya sampai tembus ke area Kronjo Kabupaten Tangerang.

Dirinya menuding Kabupaten Tangerang para kadesnya udah kaya oknum dinasti sampai harus bayar 2 miliyar cuma buat jadi kades.

“terus kalau sudah bayar dan jadi kades gimana ya ?? Ya kalian tahu lah jawabannya mereka bakal putar otak buat balikin modal maka dari itu wajar nih dana desa pun dikorupsi karena mahalnya jadi kades terus sekarang warga Kabupaten Tangerang harus berharap ke siapa ? Kalau beberapa oknum kades aja orang yang harusnya kita percaya buat pembangunan desa malah ikut bermain.

Dirinya katakan meragukan kepercayaan ke Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengemban sebagai pemimpin daerah.

“Mau percaya ke bupatinya ? Yah kalian pasti tau lah jawabannya kan Ahmed Zaki Iskandar Bupati Tangerang anak dari Ismet Iskandar orang yang paling berperan penting di Kabupaten Tangerang bahkan beliau ini disegani loh oleh para jawara disana maka dari itu nggak heran nih kalau anak dan dinasti keturunannya turun temurun buat menguasai Kabupaten Tangerang,” katanya.

Sementara di Part II video tersebut menuding pembangunan PIK2 di Kabupaten Tangerang berdampak rakyat menjadi tertindas.

Kalian tahu PIK2 dibalik konsep moderenisasi PIK2 masih banyak rakyat tertindas disana seharusnya ini jadi perhatian kita semua. Tangis masyarakat disana ditekan habis oleh oknum mafia pembangunan PIK2 tuh luas loh,” ujarnya.

Kata tiktokers ini, di area Pantura Kabupaten Tangerang sana program pembangunannya total sejauh 51 km bahkan melebar ke Pakuhaji, Teluknaga, Mauk sampai Kronjo.

“Lagi lagi ini soal pembebasan lahan kan, banyak banget loh rakyat yang terpaksa menjual tanahnya dengan harga murah karena adanya tekanan para mafia tanah yang bekerjasama dengan perusahaan proyek itu dan kita harus berharap kesiapa sekarang?,” ujarnya.

**

Tags: Tiktoker Dituding Kabupaten Tangerang
Share30Tweet19Send
sayyev

sayyev

Rekomendasi Untuk Anda

‎Pemkab dan Polres Bogor Bentuk Tim Khusus Berantas Pungli‎

by Arsyit Syarifudin
April 15, 2026
0
‎Pemkab dan Polres Bogor Bentuk Tim Khusus Berantas Pungli‎

AKTUALITA.CO.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama Polres Bogor sepakat membentuk tim khusus lintas instansi guna mempercepat penanganan praktik pungutan liar (pungli) di wilayah Kabupaten Bogor.‎‎Pembentukan tim ini...

Read more

Kinerja Pemkot Bogor Tunjukkan Tren Positif

by Arsyit Syarifudin
April 15, 2026
0
Kinerja Pemkot Bogor Tunjukkan Tren Positif

AKTUALITA.CO.ID - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025 dalam rapat paripurna yang digelar di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota...

Read more

Sekwan Bahas Renja 2027 Lebih Awal, Sekda Beri Apresiasi

by Arsyit Syarifudin
April 15, 2026
0
Sekwan Bahas Renja 2027 Lebih Awal, Sekda Beri Apresiasi

AKTUALITA.CO.ID – Langkah cepat Sekretariat DPRD (Sekwan) Kabupaten Bogor yang memulai pembahasan Rencana Kerja (Renja) Tahun 2027 lebih awal mendapat apresiasi tinggi dari Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor,...

Read more

‎Pemkab Bogor Percepat Pembangunan Hutan Kota, 156 Hektare Lebih Telah Terealisasi

by Arsyit Syarifudin
April 15, 2026
0
‎Pemkab Bogor Percepat Pembangunan Hutan Kota, 156 Hektare Lebih Telah Terealisasi

AKTUALITA.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Bogor terus menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui percepatan pembangunan hutan kota di seluruh wilayah.‎‎Diketahui, Sejak diterbitkannya Instruksi Bupati Nomor: 100.4.4.2/910-DLH tentang...

Read more

‎Pemkot Bogor Siapkan Rp51 Miliar Untuk Rehabilitasi Tahap II GOR Pajajaran

by Arsyit Syarifudin
April 14, 2026
0
‎Pemkot Bogor Siapkan Rp51 Miliar Untuk Rehabilitasi Tahap II GOR Pajajaran

AKTUALITA.CO.ID - Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim meninjau kesiapan pelaksanaan rehabilitasi tahap II sejumlah fasilitas olahraga di GOR Pajajaran.‎‎Diketahui pada tahun 2026 ini, Dinas Pemuda dan Olahraga...

Read more
Next Post
Wakapolda Banten Deklarasi Polisi RW Polresta Tangerang

Wakapolda Banten Deklarasi Polisi RW Polresta Tangerang

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related News

Edarkan Narkoba, Dua Sejoli Tertangkap di Mampir

Edarkan Narkoba, Dua Sejoli Tertangkap di Mampir

April 23, 2024
Kades Singasari Minta Kampus IPB Hibahkan Lahan Untuk Jalan Warga Karena Tak Kunjung Dibenahi

Kades Singasari Minta Kampus IPB Hibahkan Lahan Untuk Jalan Warga Karena Tak Kunjung Dibenahi

January 11, 2024
Berhasil Pertahankan Predikat Badan Publik Informatif, Kementerian ATR/BPN Raih Peringkat ke-4 secara Nasional

Berhasil Pertahankan Predikat Badan Publik Informatif, Kementerian ATR/BPN Raih Peringkat ke-4 secara Nasional

December 20, 2024

Telusuri menurut Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik
Aktualita

aktualita.co.id merupakan portal berita aktual yang tersaji dengan realita seputar pemerintahan, daerah, pendidikan hingga informasi kesehatan untuk memenuhi kebutuhan pembaca masyarakat Indonesia. aktualita.co.id juga telah tergabung dengan Serikat Media siber Indonesia (SMSI) dan wartawannya tergabung dalam organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik

Informasi

Redaksi
Karir
Info Iklan
Term & Conditions
Visi dan Misi
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Kode Etik Jurnalistik

© 2024 aktualita.co.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga

© 2024 aktualita.co.id

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Static Icon
✕
Aktualita.co.id

FREE
VIEW