AKTUALITA.CO.ID – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa kelanjutan kerja sama pengelolaan sampah antara Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dan Kabupaten Bogor sepenuhnya bergantung pada restu masyarakat. Hal ini disampaikan menyusul pertemuan silaturahmi Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, ke Pendopo Bupati Bogor guna membahas polemik sampah lintas daerah tersebut.
Rudy menyambut baik niat Pemkot Tangsel untuk berkoordinasi secara resmi. Namun, ia menekankan bahwa sebagai kepala daerah, dirinya tidak bisa memberikan keputusan sepihak tanpa mempertimbangkan aspirasi warga yang terdampak langsung.
“Beberapa hari lalu Pemkot Tangsel bersilaturahmi dan mengakui bahwa pada awal proses kemarin memang kurang koordinasi dengan Pemkab Bogor. Persoalan ini tidak hanya melibatkan pemerintah, tapi juga pihak swasta dan yang terpenting adalah lingkungan sekitar,” ujar Rudy Susmanto kepada SuaraBotim.Com, Rabu (21/1/2026).
Rudy menegaskan bahwa Pemkab Bogor pada prinsipnya terbuka untuk membantu daerah tetangga dalam mengatasi persoalan sampah. Namun, aspek sosial dan dampak lingkungan terhadap warga Kabupaten Bogor tetap menjadi prioritas utama.
“Bukan kami tidak mau membantu Pemkot Tangsel, tetapi keputusan tertinggi di Kabupaten Bogor itu bukan pada bupati atau wakil bupati, melainkan pada masyarakat. Kami hanya mengesahkan apa yang dikehendaki rakyat,” tegasnya.
Ia menambahkan, setiap program kerja sama yang berdampak luas harus melalui proses dialog dengan lingkungan setempat. Jika masyarakat keberatan, maka pemerintah daerah akan mengikuti suara tersebut.
Politisi Gerindra ini juga memastikan bahwa aktivitas pembuangan sampah dari Tangsel telah dihentikan total sejak beberapa hari lalu guna menjaga kondusivitas di lapangan. Terkait kemungkinan penggunaan TPAS Galuga secara resmi di masa depan, hal tersebut masih dalam tahap pengkajian mendalam.
“Prinsipnya, kami akan menanyakan dahulu kepada masyarakat dan lingkungan sekitar. Apapun langkah yang diambil, harus ada kesepakatan bersama. Jika masyarakat menolak, maka kami pun secara resmi akan menolak kerja sama tersebut,” pungkas Rudy.
(Pandu)








