Aktuals
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktualita
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Aktuals
No Result
View All Result
Home Pendidikan dan Kesehatan

Deteksi Penyebab Gangguan Jiwa Lebih Dini

sayyev by sayyev
June 3, 2023
in Pendidikan dan Kesehatan
0
Deteksi Penyebab Gangguan Jiwa Lebih Dini

ilustrasi

75
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

AKTUALITA.CO.ID – Gangguan jiwa termasuk penyakit medis yang memiliki patologi gangguan di dalam saraf otak. Artinya, gangguan jiwa adalah penyakit otak yang bisa terjadi melalui suatu proses yang berlangsung beberapa waktu sebelumnya, bisa cepat, bisa juga lebih lambat.

Namun sebenarnya, gangguan jiwa bisa dicegah bisa terdekteksi lebih dini. Kepala Instalasi Rehabilitasi Psikososial RS Marzoeki Mahdi Bogor Lahargo Kembaren dikutip dari RMOL, Sabtu (3/6/2023) menjelaskan, gangguan jiwa ada di mana-mana dan bisa mengenai siapa saja tanpa memandang latar belakang, status ekonomi, serta pendidikan.

“Apabila dideteksi dengan lebih cepat, maka gangguan jiwa akan lebih mudah diterapi dan diobati, sehingga yang bersangkutan dapat pulih dan produktif kembali,” ujar Lahargo.

Berita lainnya

PGRI Cileungsi Siapkan Program Setahun, Advokasi dan Kesejahteraan Guru Jadi Prioritas

Bukan Sekadar Lomba, SMAN 2 Cileungsi Tanamkan Karakter dan Semangat Kemerdekaan

24 Siswa SDN Ciherang 1 Diduga Keracunan MBG Sudah Pulang, Operasional Dapur Ditutup Sementara

Menurut psikiater yang banyak menangani pasien ODGJ (orang dalam gangguan jiwa) ini, ada macam-macam penyebab seseorang bisa mengidap gangguan jiwa (multifaktorial). Penyebabnya bisa karena faktor genetik (keturunan), atau akibat kondisi ibu selama mengandung. Bila ada gangguan mental, emosional, atau fisik, maka akan memengaruhi saraf otak janin yang dikandungnya.

Proses persalinan pun berpengaruh, sebab bila ada komplikasi maka meningkatkan risiko gangguan jiwa. Begitu pula penyakit fisik seperti panas tinggi, kejang, atau penyakit berat lainnya mulai dari lahir sampai usia sekarang. Demikian juga riwayat jatuh, terbentur kepala, kena pukul, atau kecelakaan.

Penyebab lain yakni penggunaan narkoba atau napza seperti alkohol, ganja, sabu-sabu, ekstasi, obat penenang, heroin, dan lainnya. Riwayat peristiwa traumatis, beban psikologis yang berat, masalah yang sulit diselesaikan, konflik, keinginan yang tidak tercapai, kemarahan yang terpendam, kesedihan mendalam, kehilangan, hingga kekecewaan pun bisa menyebabkan seseorang mengidap gangguan jiwa.

Lahargo mengatakan, semua itu membuat keseimbangan zat kimia di otak atau neurotransmiter menjadi berubah dan tidak stabil. Itulah yang memunculkan adanya perubahan pada cara berpikir, perasaan, sikap, dan perilaku pengidap gangguan jiwa.

Gangguan jiwa membuat seseorang menjadi terganggu fungsi dan produktivitasnya, sehingga bisa mengganggu keluarga dan masyarakat. Orang dengan gangguan jiwa berpotensi tidak bisa sekolah, kuliah dan bekerja dengan baik. Fungsi sosial juga menjadi terganggu, sebab  tidak mampu berinteraksi dengan sekitarnya dengan baik.

“Kemampuan fokus, konsentrasi, atensi, memori, keputusan untuk bertindak,  kemampuan berkomunikasi, fungsi gerakan juga terganggu sehingga fungsi dan produktivitas menjadi terganggu,” ujar Lahargo.

Sebagai pencegahan agar kondisi tidak semakin parah, Lahargo menyarankan untuk melakukan deteksi dini dan penanganan yang baik. Dengan begitu, gangguan jiwa dapat cepat dipulihkan dan tidak mejadi makin berat. Deteksi dini gangguan jiwa dapat dilakukan di puskesmas, rumah sakit, rumah sakit jiwa, bersama psikiater, psikolog, atau perawat jiwa.

Pemeriksaan yang dilakukan adalah wawancara, pemeriksaan lab dan radiologi (bila diperlukan), tes kesehatan mental, dan tes psikologis lainnya. Setelah diagnosis ditegakkan, maka terapi akan segera dimulai dan kesembuhan akan cepat tercapai.

Pengobatan untuk gangguan jiwa berlangsung lama dan dibutuhkan konsultasi yang rutin. Dengan melakukan deteksi dini dan pemeriksaan, maka gangguan jiwa yang berat dapat dihindari sehingga bahaya yang ada juga bisa dicegah.

“Hindari memberikan stigma dan diskriminasi bagi orang dengan gangguan jiwa karena mereka dan keluarganya sudah cukup menderita dengan gangguan jiwa yang dialaminya,” kata Lahargo.

**yev

Tags: penyebab gangguan jiwa
Share30Tweet19Send
sayyev

sayyev

Rekomendasi Untuk Anda

PGRI Cileungsi Siapkan Program Setahun, Advokasi dan Kesejahteraan Guru Jadi Prioritas

by Arsyit Syarifudin
August 20, 2026
0
PGRI Cileungsi Siapkan Program Setahun, Advokasi dan Kesejahteraan Guru Jadi Prioritas

AKTUALITA.CO.ID – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Cileungsi, Kabupaten Bogor, menggelar Konferensi Kerja 1 di Gedung Sekolah SMP PGRI Surya Kencana, Kamis (20/8/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema...

Read moreDetails

Bukan Sekadar Lomba, SMAN 2 Cileungsi Tanamkan Karakter dan Semangat Kemerdekaan

by Arsyit Syarifudin
August 18, 2026
0
Bukan Sekadar Lomba, SMAN 2 Cileungsi Tanamkan Karakter dan Semangat Kemerdekaan

AKTUALITA.CO.ID — Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Cileungsi, Kabupaten Bogor, turut memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan berbagai kegiatan yang sarat nilai...

Read moreDetails

24 Siswa SDN Ciherang 1 Diduga Keracunan MBG Sudah Pulang, Operasional Dapur Ditutup Sementara

by Arsyit Syarifudin
August 14, 2026
0
24 Siswa SDN Ciherang 1 Diduga Keracunan MBG Sudah Pulang, Operasional Dapur Ditutup Sementara

AKTUALITA.CO.ID – Sebanyak 24 siswa SDN Ciherang 1, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, yang sebelumnya diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), kini seluruhnya...

Read moreDetails

Mathla’ul Anwar Genap 110 Tahun, Bidik Perluasan Kiprah hingga Mancanegara

by Arsyit Syarifudin
August 12, 2026
0
Mathla’ul Anwar Genap 110 Tahun, Bidik Perluasan Kiprah hingga Mancanegara

AKTUALITA.CO.ID — Dalam rangka memperingati Milad ke-110 tahun, organisasi Islam Mathla’ul Anwar menggelar kegiatan bertajuk “Tebar Mawar 100” di Gedung Tegar Beriman, Kabupaten Bogor, Rabu (13/8/2026). Ketua Umum...

Read moreDetails

HAN 2026 JABAR : Rayakan Hari Anak Dengan Belajar, Bermain dan Bertumbuh

by Arsyit Syarifudin
August 10, 2026
0
HAN 2026 JABAR : Rayakan Hari Anak Dengan Belajar, Bermain dan Bertumbuh

AKTUALITA.CO.ID _ Tawa, permainan, dan semangat belajar anak-anak mewarnai penyelenggaraan Festival Anak Hebat Jawa Barat 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke-42. Festival ini menjadi sebuah...

Read moreDetails
Next Post
Ramaikan Hari Jadi Bogor 2023 dengan Story WA, Ini Link Twibbon untuk HJB Kota dan Kabupaten Bogor

Ramaikan Hari Jadi Bogor 2023 dengan Story WA, Ini Link Twibbon untuk HJB Kota dan Kabupaten Bogor

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related News

Yayasan Vinus dan Pemkab Bogor Teken Kerjasama Strategis untuk Pengembangan SDM dan Inovasi Daerah

Yayasan Vinus dan Pemkab Bogor Teken Kerjasama Strategis untuk Pengembangan SDM dan Inovasi Daerah

May 10, 2025
Bupati Rudy Susmanto Siapkan Ekspansi Pasar Petani Garuda ke Berbagai Kecamatan

Bupati Rudy Susmanto Siapkan Ekspansi Pasar Petani Garuda ke Berbagai Kecamatan

January 30, 2026
Ajak Pelajar jadi Pemain futsal Profesional, Provider Telkomsel By.U gandeng Pendekar United

Ajak Pelajar jadi Pemain futsal Profesional, Provider Telkomsel By.U gandeng Pendekar United

October 27, 2024

Telusuri menurut Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik
Aktualita

aktualita.co.id merupakan portal berita aktual yang tersaji dengan realita seputar pemerintahan, daerah, pendidikan hingga informasi kesehatan untuk memenuhi kebutuhan pembaca masyarakat Indonesia. aktualita.co.id juga telah tergabung dengan Serikat Media siber Indonesia (SMSI) dan wartawannya tergabung dalam organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Headline
  • Hukum dan Kriminal
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Peristiwa
  • Sosok dan Politik

Informasi

Redaksi
Karir
Info Iklan
Term & Conditions
Visi dan Misi
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Kode Etik Jurnalistik

© 2024 aktualita.co.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
  • Pendidikan dan Kesehatan
  • Sosok dan Politik
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Olahraga

© 2024 aktualita.co.id

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Static Icon
✕
Aktualita.co.id

FREE
VIEW